Politik Pemerintahan

Pilkades Serentak

Wabup Jember Berharap Tak Ada ‘Kotak Kosong’

Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan menggelar 161 pemilihan kepala desa serentak pada September 2019. Ini jumlah pilkades terbesar dalam satu waktu.

Wakil Bupati Abdul Muqit Arief sudah menyampaikan kepada semua penjabat kepala desa untuk benar-benar mempersiapkan pilkades dengan baik. “Karena memang suasana saat ini agak hangat. Tapi kami bersyukur apa yang terjadi di ibukota tidak sampai merembet ke daerah,” katanya.

Muqit meminta kepada semua penjabat kepala desa agar mendeteksi potensi konflik sekecil apapun. “Apabila ada, segera komunikasikan dengan aparat kepolisian,” katanya.

Namun Muqit berharap tak ada ‘kotak kosong’ dalam pilkades nanti. “Saya berharap jangan ‘bumbung kosong’ supaya masyarakat terbiasa hidup demokratis, ada pilihan-pilihan. Sejelek apapun ada pilihan,” katanya.

Pemkab Jember secara bertahap akan melantik para penjabat kades. “Menurut peraturan, penjabat kades harus dari pegawai negeri sipil atas usulan BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Camat harus memperhatikan usulan dari BPD. Ini sudah sesuai prosedur,” kata Muqit.

Ada beberapa tokoh desa yang menemui Muqit meminta agar penjabat kades berasal dari warga desa setempat. “Tidak bisa, karena peraturannya harus PNS,” katanya. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar