Politik Pemerintahan

Sapa Warga Pulau Bawean

Wabup Gresik Resmikan Wisata Tangguh Beto Cellong

Gresik (beritajatim.com) – Wakil Bupati (Wabup) Gresik, M.Qosim menyapa warga Pulau Bawean. Di pulau puteri tersebut, orang nomor dua di Kabupaten Gresik itu juga menandatangani peresmian obyek wisata Beto Cellong sebagai wisata tangguh.

Obyek wisata yang berada di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak itu baru enam bulan dibuka untuk umum. Kendati ada pandemi Covid-19, banyak warga setempat berkunjung ke obyek wisata di pesisir Pulau Bawean itu.

“Sesuai dengan pelaksanaan Perbup 22 tahun 2020. Pengelolah wisata ini tetap melakukan penegakan protokol kesehatan agar aman bagi wisatawan,” ujar M.Qosim, Senin (27/7/2020).

Masih menurut M.Qosim, dirinya mengapresiasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gresik yang telah mengelola destinasi wisata Beto Cellong. Instansi tersebut yang mengajak pemuda di desa untuk membangun tempat wisata di lingkungannya.

Mereka dikumpulkan dalam satu wadah, atau satu komunitas yang dinamakan kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Dari komunitas itulah akhirnya timbul angan-angan membuat tempat wisata. “Saya acungi jempol, tapi ada beberapa catatan yang harus diperhatikan. Destinasi wisata di wilayah itu harus disiapkan dengan baik, seperti tempat hunian, toko dan akses transportasi,” tuturnya.

Selain fasilitas di atas, lanjut M.Qosim, aspek keamanan juga diperhatikan. Sebab, tanpa keamanan jangan diharap ada wisatawan. Disamping itu, akses masuk wisata ini yang masih berupa tangga setapak dikhawatirkan kalau musim hujan jalannya licin. Nah, kendala itulah yang harus segera diselesaikan.

Ia menambahkan, perencanaan transportasi keluar dan masuk di Pulau Bawean sebenarnya sudah dimatangkan. Baik transportasi laut yang diperbanyak, maupun transportasi udara dengan memperpanjang landasan pacu bandar udara di Bawean.

“Periodenya sudah mau habis, jadi semoga bisa dilanjutkan oleh siapapun yang menjadi Bupati Gresik periode mendatang,” ungkap M.Qosim.

Masih di tempat yang sama di Pulau Bawean, M.Qosim juga meresmikan pasar tangguh yang berada di Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura. Di pasar tersebut Wabup melaksanakan sidak ketersediaan kebutuhan sembako.

“Saya mengapresiasi langkah kepala desa yang menjadikan pasar tersebut menjadi pasar tangguh. Yakni dengan mengedepankan protokol kesehatan. Memakai masker, dan selalu mencuci tangan saat keluar masuk,” paparnya.

Saat mengunjungi RSUD Umar Mas’ud di Sangkapura, M.Qosim menyerahkan sejumlah alat pelindung diri (APD) yang merupakan bantuan dari Pemkab. Total ada 50 APD dan beberapa box masker dibagikan ke tenaga medis. “Kami harap tidak semuanya dipakai. Sebab, Pulau Bawean juga masih masuk zona hijau,” tandasnya. [dny/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar