Politik Pemerintahan

Wabup Gresik Bawa Aspirasi Buruh Terkait Revisi UU Tenaga Kerja

Gresik (beritajatim.com) – Wabup Gresik M.Qosim siap membawa aspirasi buruh terkait dengan adanya revisi UU nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam revisi tersebut akan dijelaskan penghapusan hak pesangon buruh.

Dihadapan ratusan para buruh, M.Qosim juga menyatakan sesungguhnya Pemkab Gresik apa yang disampaikan buruh tidak berlebihan. Sebab, buruh saat ini memiliki tanggungjawab yang besar.

“Menurut saya UU nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sudah bagus. Tapi, kalau ada yang direvisi nantinya kurang bagus,” tuturnya, Rabu (17/07/2019).

Lebih lanjut M.Qosim mengatakan, pada prinsipnya Pemkab Gresik dapat memahami, dan siap menyampaikan aspirasi para buruh ke Gubernur Jawa Timur yang selanjutnya ke pemerintah pusat.

“Pemkab Gresik siap menyampaikan aspirasi para buruh,” ungkapnya.

Sementara, salah satu perwakilan buruh dari serikat buruh logam, elektronik, dan metal (LEM) SPSI Gresik, Ali Muchsin menuturkan, rencana revisi pada UU nomor 13 tahun 2003 dampaknya merugikan para buruh. Sebab, saat ini sebagian besar buruh harus menghadapi tuntutan yang besar ditengah melambungnya harga kebutuhan pokok.

“Kalau sampai ada revisi kami LEM SPSI buruh Gresik menolak keras. Bahkan, terkait dengan ini besok akan menyampaika aspirasi yang sama di Kantor Gubernur Jawa Timur,” tandasnya. [dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar