Politik Pemerintahan

Wabah Corona, Pelayanan Dispendukcapil Ponorogo Dibatasi

Suasana kantor Dispendukcapil Ponorogo sepi saat wabah corona seperti saat ini.(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Ditengah mewabahnya virus corona seperti saat ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo masih memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Namun untuk pemohon, baik itu untuk kepengurusan KTP, KK maupun dokumen kependudukan lainnya dibatasi jumlahnya setiap harinya. Dispendukcapil Ponorogo hanya menjatah 50 pemohon per hari.

“Sejak pandemi virus corona, sesuai intruksi pimpinan, kami menghimbau kepada warga yang tidak dalam situasi urgent/mendesak lebih baik ditunda kepengurusan dokumen kependudukannya,” kata Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dispendukcapil Heru Purwanto, Rabu (8/4/2020).

Nyatanya, himbauan yang diberikan itu dipatuhi oleh masyarakat. Terbukti sejak merebaknya Covid-19 ini, dimana pada pelayanan normal sehari bisa mencapai 300 pemohon. Kini tinggal 50 pemohon, bahkan kadang juga tidak sampai segitu. Keadaan itu, kata Heru juga terjadi di UPT Dispendukcapil disetiap kecamatan. “Alhamdulillah, masyarakat bisa menyadari dengan keadaan saat ini, sehingga mereka tidak mengurus dulu dokumen kependudukannya,” katanya.

Sementara keadaan urgent atau mendesak, dicontohkan Heru saat warga melakukan pengurusan pendaftaran BPJS atau sedang sakit. Biasanya harus juga melampirkan dokumen kependudukan pada syaratnya. “Jadi yang mengurus sekarang ini, kebanyakan langsung akan segera digunakan,” pungkasnya.(end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar