Politik Pemerintahan

Virus Bawaan dari Jakarta Menular, Istri Pasien ‘Kediri Kota 3’ Positif

Kediri (beritajatim.com) – Jumlah pasien terpapar virus Corona di Kota Kediri kembali bertambah. Berdasarkan hasil test Istri Kasus KediriKota3  dinyatakan positif. Sehingga Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengumumkan jumlah warga terpapar virus mematikan asal Wuhan, China bertambah menjadi empat orang.

Melalui akun Instagramnya @abdullah_abe, Walikota Kediri kembali mengumumkan penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. “Hari ini kembali saya umumkan, ada penambahan konfirmasi positif Corona, yang kita sebut kasus Kedirikota 4,” kata Abdullah Abu Bakar dalam Instagram story Kamis (9/4/2020).

“Ini adalah pasien kontak dengan kedirikota 3, yang lokasinya di Perumahan Wilis 2, Kelurahan Pojok, Kota Kediri. Beliau adalah istrinya,” tambah Mas Abu.

“Dalam hal ini, Pemkot Kediri sejak semalam (Rabu, 8/4/2020) sudah melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan”, jelasnya.

Mas Abu juga menyampaikan, Pemkot Kediri sudah menyalurkan bantuan sembako pada 30 KK yang lingkungannya masuk dalam wilayah isolasi, ia menghimbau bagi warga yang lain tolong jangan berkunjung dulu.

“Sekali lagi, Pemkot Kediri sudah jujur menyampaikan fakta, tolong warga juga jujur dengan pemerintah. Lapor pada RT/RW jika ada orang yang mudik atau datang dari daerah terjangkit,” tutup Mas Abu.

Sebelumnya, Walikota mengumumkan ada tambahan terkonfirmasi positif Covid-19. Warga ini ber-KTP Kabupaten Kediri, namun sehari-hari tinggal di Kota Kediri, tepatnya di Perumahan Wilis 2, Kelurahan Pojok, Kota Kediri.

“Hasil tracing kasus #kedirikota 3 ini kerja di Jakarta dan tiap dua minggu sekali pulang ke Kota Kediri. Hasil swab dari kasus #kedirikota 3 ini sudah kami ketahui sejak Selasa (7/4/2020),” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri dr. Fauzan Adima M.Kes.

“Karena rumahnya tinggal dempet dengan beberapa saudaranya, maka semua yang tinggal di dekat rumahnya akan dilacak, dan yang sempat bersinggungan akan dilakukan rapid test,” imbuh Fauzan Adima, yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri ini. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar