Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Viral! Netizen Curahkan Kekesalan Akibat Pita Kejut di Depan Rumah Wabup Magetan

Pita kejut di depan rumah dinas Wakil Bupati Magetan di Jalan Jaksa Agung Suprapto yang ramai dikomentari netizen

Magetan (beritajatim.com) – Tak hanya pengguna jalan dan warga setempat, pemasangan pita kejut di depan rumah dinas Wakil Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti ramai dikomentari netizen. Salah satu unggahan link beritajatim.com yang diunggah di Grup Facebook Berita Magetan pada Jumat (20/5/2022) mengundang 346 komentar. Mereka mayoritas kontra dengan pemasangan pita kejut itu.

Mayoritas netizen tidak setuju dengan pemasangan pita kejut di jalan yang mengarah ke Kantor Bupati Magetan, Pendapa Surya Graha, Masjid Agung Baitussalam, dan Alun-alun Magetan. Mereka menyayangkan keputusan Pemkab Magetan yang memasang pita kejut di jalan yang sudah mulus tersebut.

Padahal, untuk jalan yang rusak yang tersebar di wilayah Kabupaten Magetan tak dapat penanganan serius. “Dalan alus di gae gronjal, dalan gronjal diumbar. ealah opo seng neng kono penggaehane gor turu ya? (Jalan halus dibuat bergelombang, jalan bergelombang dibiarkan saja. Aduh, apa yang di sana kerjanya cuma tidur ya?),” tulis akun Chaay Cimyuet dalam komentar di unggahan link beritajatim.com.

“Seharusnya jalan dibuat mulus biar nyaman ini malah dibuat ribet sia sia membangin jalan ujung ujungnya dikasi polisi tidur. Apa agar motor cepat rusak. saya menduga ada kong kalikong dengan toko onderdil,” tulis akun Suwinto Winto.

Tak hanya itu, netizen juga menyoroti bahayanya jalan berpita kejut banyak bagi ibu hamil. Lantaran, getaran kendaraan bisa saja berbahaya bagi kandungan ibu hamil. Mulai dari pendarahan hingga yang paling parah keguguran.

“Ngesakne wong wedok sing lagi hamil lewat dalan ngono kwi kudu senep neng weteng mergo aq pernah ngalami Dewe…kangge pelajaran Kabeh… (Kasihan wanita yang hamil lewat jalan seperti itu sakit di perut karena aku pernah mengalami sendiri. Buat pelajaran semua),” tulis akun Tusfin Setiya Hariyati dalam komentar.

“Yg istrinya hamil muda dimohon mencari jln alternatif lain.Demi kebaikan bersama,” tulis akun Hendri Kus dalam komentar.

Salah satu netizen bahkan mengaku hampir terjatuh saat pertama kali jalan Jaksa Agung Suprapto dipasangi pita kejut. “Aku pertama lewat kono meh tibo,woo nahyo bajindul kok…… akal”ane sopo kui…(Aku pertama lewat situ hampir terjatuh. Dasar. Akal-akalan siapa itu),” tulis akun Dava Aeza Brengos.

Banyak pula netizen yang mengusulkan agar pemasangan pita kejut disesuaikan. Boleh agak tinggi asalkan agak lebar. Sehingga tidak menimbulkan getaran yang terlalu besar bagi kendaraan. Pun, ada pula netizen yang merupakan warga setempat dan setuju ada pemasangan pita kejut.

Alasannya memang banyak pengendara yang memacu kendaraan hingga 60 km/jam meski ada rambu batas kecepatan maksimal 40 km/jam. “Sebab sering terjadi kecelakaan,,dipasang rambu”gak dihiraukan kecepatan mak 30kh,tapi malah 50-60kh,kami warga setempat.korbannya juga warga setempat,kami setuju di pasang garis kejut,” tulis akun Suba Sukiran.

Masih banyak lagi curahan netizen yang tak hanya mengeluhkan pita kejut di Jalan Jaksa Agung Suprapto, tapi termasuk Jalan Karya Dharma tepatnya depan kantor Kemenag Magetan, Jalan Hasanudin depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Magetan, dekat Pertigaan Jalan Manggis, Perempatan Jalan Sumatera, Jalan S Parman di depan Rumah Dinas Komandan Kodim 0804, dan Jalan Inspol Ismiadi depan Rumah Dinas Kapolres Magetan. [fiq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar