Politik Pemerintahan

Viral, Mobil Kampanye Paslon di Mojokerto Penuh Uang Rp 100 Ribuan

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah video berdurasi 31 detik viral di grup Whatsapp (WA). Dalam video tersebut, sebuah mobil Daihatsu Xenia nopol S 1012 SC warna putih bergambar pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra berisi penuh uang pecahan Rp 100 ribuan.

Pengambilan gambar dari sisi depan mobil sehingga nopol kendaraan tampak jelas, kemudian pengambil gambar mengambil sisi kiri mobil. Tampak tulisan dukungan untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1, Ikbar. Kemudian pintu mobil samping sopir dibuka oleh pengambil video.

Tampak uang pecahan Rp100 ribuan tercecer di jok, dasbor dan lantai mobil. Kemudian pintu ditutup dan ditunjukan isi bagian tengah mobil melalui pintu tengah samping kiri. Di sini juga masih dijumpai uang pecahan Rp100 ribu cukup banyak, tanpa di tata. Seakan memang sengaja ditata berserakan.

Menanggapi hal tersebut Ketua Tim Pemenangan Ikbar, Santoso mengaku, baru tahu tentang video yang viral tersebut. “Kita juga tidak tahu, apa ini uang asli atau bukan. Cuma ada video semacam ini, ya nanti akan saya konfirmasi yang bersangkutan. Bisa jadi, milik salah satu pendukung,” ungkapnya, Sabtu (3/10/2020).

Meski politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebutkan nama pemilik mobil tersebut, namun ia juga mengaku tidak tahu motif dibalik pembuatan video tersebut. Namun dari video yang viral tersebut, pemilik mobil tidak terlihat dan ia mengaku juga belum bertemu yang bersangkutan.

“Saya sudah melihatnya (video). Saya juga kaget, motifnya ini apa? Saya tidak tahu. Ini bagaimana, di luar koordinasi kita selaku Tim Pemenangan. Saya tidak ada (pamer), mungkin ini sekedar lelucon. Lucu-lucuan atau gimana? Mungkin buat tik-tok, sekarang kan banyak,” katanya.

Masih kata Santoso, pihaknya menegaskan jika video yang viral tersebut diluar koordinasi dengan Tim Pemenangan Ikbar. Menurutnya, Tim Pemenangan pasangan calon (paslon) nomor 1 ini tidak pernah memerintahkan untuk membuat video tersebut.

“Tidak ada (untuk money politic). Saya akan koordinasi dengan beliau (pemilik mobil), saya akan telepon. Bagaimana motifnya apa? Apa benar yang membuat ini baliau, motifnya apa? Saya tidak tahu kalau menjadi atensi kepolisian, selama ini belum menelepon saya selaku Tim Pemenangan,” jelasnya.

Sementara itu, belum ada jawaban dari Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto terkait hal ini. Pesan singkat beritajatim.com ke Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Asy’at belum dijawab. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar