Politik Pemerintahan

Viral Mobil Branding Paslon Nomor Urut 1 di Mojokerto, Bawaslu Tak Ditemukan Unsur Pelanggaran

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Ashat.

Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto akhirnya menyampaikan tidak ditemukan unsur pelanggaran dalam viralnya video mobil Daihatsu Xenia nopol S 1012 SC warna putih di branding gambar pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra berisi penuh uang pecahan Rp100 ribuan,

Ini setelah Bawaslu Kabupaten Mojokerto memanggil pemilik mobil, Najib Al Falaq pada, Senin (5/10/2020). Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto ini, diperiksa selama 1,5 jam dan dicerca sebanyak 52 pertanyaan.

Pasca pemanggilan pemilik mobil, Bawaslu Kabupaten Mojokerto pada, menggelar rapat pleno dengan jajaran Komisioner Bawaslu Kabupaten Mojokerto berkaitan dengan hasil klarifikasi yang dilakukan tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan unsur pelanggaran dalam video tersebut.

Hal tersebut dikatakan Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Ashat melalui nomor Whatsapp (WA). “Tidak ditemukan unsur pelanggarane (pelanggarannya, red) mbak.. Jadi tidak diregistrasi menjadi temuan,” ungkapnya, Jumat (9/10/2020).

Selama digelar masa kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto 2020 pada 26 September 2020 lalu, lanjut Aris, Bawaslu Kabupaten Mojokerto tidak mencatat ada pelanggaran yang dilakukan ketiga calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto. “Dalam kampanye ini masih sepi pelanggaran alias nihil,” tegasnya.

Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, di Kabupaten Mojokerto diikuti tiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati. Paslon nomor urut 1 yakni Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar), Paslon nomor urut 1 yakni Yoko Priyono-Choirunnisa (YONI) dan Paslon nomor urut 3 yakni petahana Pungkasiadi-Titik Masudah (Mas Pung-Mbak Titik). [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar