Politik Pemerintahan

Video Joget dengan Pedangdut, BHS Klarifikasi di Bawaslu Sidoarjo

Pasangan nomor urut 1 Bambang Haryo Soekartono (BHS) - H. Taufiqulbar memenuhi panggilan Bawaslu Kabupaten Sidoarjo di Jalan Pahlawan Sidoarjo terkait dua video viral di medsos beberapa hari lalu.

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pasangan nomor urut 1 Bambang Haryo Soekartono (BHS) – H. Taufiqulbar memenuhi panggilan Bawaslu Kabupaten Sidoarjo di Jalan Pahlawan Sidoarjo terkait dua video viral di medsos beberapa hari lalu.

Video viral tersebut yakni shooting pengambilan video klip untuk jungle paslon yang diususng Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat dan PPP, yang diadakan di garasi bus Pratama Putra Wonoayu, dan sebuah video saat Cabup BHS berjoget dengan penjual bedak di Pasar Selosoan di Wonoayu.

Cabup Bambang Haryo Soekartono menjelaskan, video yang viral saat dirinya bersama Taufiqulbar berdiri diatas panggung bersama penyanyi-penyanyi, yang diadakan di garasi bus Pratama Putra Wonoayu.

Acara tersebut kata BHS untuk pengambilan shooting video klip jungle paslon nomor 1. Acara tersebut acara tertutup untuk umum, dan orang  yang hadir tidak lebih dari 50 orang.

“Panggung dangdut itu orkesnya dari OM Monata, dalam rangka pengambilan video klip untuk jungle lagu kampanye. Kegiatan itu sudah dilakukan pemberitahuan bagi pihak terkait,” kata BHS mengklarifikasi, Rabu (14/10/2020).

Sedang untuk video di Pasar Selosoan Wonoayu, dirinya saat itu ada jadwal mengunjungi dan mendengarkan aspirasi pedagang pasar. Saat di pasar itu, ada seorang pengamen dengan sound system ala kadarnya sedang bernyanyi.

BHS melanjutkan ceritanya, saat orang tua laki sedang mengamen tersebut, pengunjung pasar tidak ada yang menghiraukan mendengarkannya.

Dari situllah, BHS duduk mendengarkan dan berbincang-bincang dengan pengamen tersebut. Bahkan BHS sempat menyanjung suara pengamen itu mirip Rhoma Irama raja dangdut.

Pengamen tersebut tersanjung kemudian  di dekatinya. Saat BHS tanya aspirasi sampean apa semisal dirinya menjadk Bupati Sidoarjo, pengamen itu meminta BHS berjoget.

“Lagu di putar, saya menghibur pengamen dengan berjoget. Tahu-tahu lagu diputar, penjual yang sebelumnya juga didatangi BHS didengarkan aspirasinya, ikut berjoget di dekat saya. Saya tidak berhak melarang, dia masyarakat merasa terhibur dengan lagu yang diputar pengamen,” tandas  BHS.

Dirinya juga mengapresiasi kepada pengamen itu dengan memberikan hiburan gratis di tengah pandemi untuk  masyarakat yang sekarang banyak merasa kesusahan. “Pengamen itu memberikan hiburan secara grratis. Betapa susahnya pengamen itu tidak ada yang menggubris dan sedikit yang memberikan imbalan untuk hiburannya itu,” tukasnya.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Kabupaten Sidoarjo Agung Nugraha menjelaskan, dipanggilnya paslon nomor 1 itu untuk didengar keterangannya soal dua video viral di medsos tersebut.

“Ada lebih dari 20 pertanyaaan dalam soal video viral tersebut. Pertanyaan yang diberikan mencakup kedua video viral tersebut, dan semua dijawab oleh pasangan calon nomor 1,” jawabnya.

Disinggung adakah unsur pelanggaran, dirinya tak berani menjawab secara luas.
Hasil keterangan yang diberikan akan dikaji dan dibahas kemudian oleh komisioner. “Nanti hasil kajian Bawaslu Kabupaten Sidoarjo akan kita rilis ke media,” janji Agung. (isa/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar