Politik Pemerintahan

Usulan Anggaran Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020 Menyusut

Mojokerto (beritajatim.com) – Usulan anggaran yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto ke tim anggaran Pemkab Mojokerto untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pillkada) 2020 menyusut. Yakni dari anggaran sebesar Rp52.360.562.000 menjadi sebesar Rp48.659.513.740.

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto, Divisi Teknik, Achmad Arif mengatakan, KPU Kabupaten Mojokerto mengusulkan anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp52.360.562.000. “Setelah kami koordinasi dengan tim anggaran Pemkab Mojokerto berubah Rp48.659.513.740,” ungkapnya, Kamis (18/7/2019).

Usulan anggaran sebesar Rp52.360.562.000 tersebut dengan asumsi untuk lima pasangan calon yakni dua pasangan calon jalur perseorangan (independen) dan tiga pasangan calon yang diusung dari partai politik (parpol). Ini menyusul, jumlah kursi di DPRD hanya 50 kursi.

“Untuk calon dari jalur perseorangan, kan calon harus mengumpulkan 6,5 persen dukungan dari masyarakat Kabupaten Mojokerto karena jumlah penduduk sebesar 1 juta. Untuk jalur perseorangan lebih dari 2 pasang, sepertinya tidak mungkin karena untuk mencari dukungan 6,5 persen itu susah,” katanya.

Menurutnya, anggaran tersebut masih belum final. Namun pihaknya berharap, tidak turun lagi karena mengingat kebutuhan untuk Pilkada Kabupaten Mojokerto 2020 dinilai cukup besar. Mulai dari honor, Bimbingan Teknis (bintek), sosialisasi, logistik dan fasilitasi kampanye.

Anggaran sebesar Rp48.659.513.740 tersebut dinilai masih lebih besar dibanding Pilkada 2015 lalu yakni sebesar Rp30 milyar dari usulan sebesar Rp38 milyar. Namun dari angka sebesar Rp30 milyar tersebut, KPU Kabupaten Mojokerto mengembalikan Rp8,2 milyar karena Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA). [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar