Politik Pemerintahan

Usai Wabup Sidoarjo, Giliran Politisi Gerindra Berikan Klarifikasi ke Bawaslu

Sidoarjo (beritajatim.com) – Setelah Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Saifuddin, giliran Hj. Mimik Idayana, anggota Komisi D DPRD Sidoarjo mendatangi kantor Bawaslu Sidoarjo di Jalan Pahlawan Sidoarjo, Jumat (7/2/2020).

Usai pemeriksaan bersifat klarifikasi oleh Bawaslu, Hj. Mimik membenarkan ditanyai beberapa pertanyaan oleh Komisioner Bawaslu. “Semua pertanyaan saya jawab sesuai dengan kebenaran yang ada,” katanya.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo dari Fraksi Partai Gerindra itu menjelaskan, dirinya tidak tahu menahu soal gambar pasangan yang beredar dengan Wabup Sidoarjo H. Nur Ahmad Sidoarjo itu. “Gambar itu dipasang atau diedarkan dimana, oleh siapa saya tidak tahu,” paparnya.

Mimik menambahkan, dalam Pilbup 2020 Sidoarjo ini, dirinya juga belum membentuk relawan, apalagi mendaftar sebagai bacawabup Sidoarjo 2020. “Saya masih sebagai tetap anggota DPRD Sidoarjo, belum mendaftar dalam Pilbup 2020. Apalagi membentuk relawan untuk pemenangan, saya belum melakukan itu semua. Saya masih tetap anggota DPRD Sidoarjo,” terangnya berkali-kali.

Sebelumnya, Komisioner Bawaslu Kab. Sidoarjo Agung Nugroho mengatakan, pemanggilan dan pemeriksaan bacabup dan bacawabup ini sifatnya klarifikasi. Karena pihaknya menemukan dugaan pelanggaran. Pelanggaran yang ada yakni dalam gambar itu terdapat logo atau lambang daerah.

Lambang daerah itu dipasang di tengah diantara kedua orang tersebut. “Pemasangan lambang resmi daerah itu tidak dibenarkan. Pemakaian lambang daerah itu ada aturannya,” tegasnya. (isa/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar