Politik Pemerintahan

Usai Terima THR, Gubernur Khofifah Ingatkan ASN Bayar Zakat

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Jatim, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk senantiasa membayar zakat, khususnya bagi mereka yang muslim.

“Hari ini, Alhamdulillah kita sudah bisa menyampaikan THR bagi ASN dan tambahan penghasilan bagi PTT. Proses ini melengkapi dari proses hak mereka yang kemudian kita ingatkan ada hak orang lain yang bisa ditunaikan dari pembayaran zakat,” ujarnya saat menyerahkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada ASN dan tambahan penghasilan kepada PTT di Kantor Gubernur, Senin (27/5/2019).

Ia mengatakan, kepada seluruh ASN yang sudah memenuhi syarat nisab pada titik tertentu, maka diwajibkan untuk membayar zakat. Zakat merupakan ketentuan wajib yang harus diberikan, karena menjadi salah satu rukun Islam. Ketentuan tersebut berbeda dengan infak dan shodaqoh.

“Kalau shodaqoh dan infak merupakan sunnah, namun jika zakat merupakan kewajiban yang mungkin harus diingatkan kembali khususnya bagi ASN di Pemprov Jatim untuk bisa melaksanakannya lewat Baznas Jatim,” terangnya.

Khofifah menegaskan, di dalam harta pribadi yang didapat terkadang bukanlah milik semua, melainkan ada hak bagi orang lain khususnya para mustahik. Maka, lewat membayar zakat itulah seluruh pegawai ASN dapat membersihkan hartanya dengan mengeluarkan dua setengah persen.

“Saya berharap bahwa seluruh ASN yang sudah mencapai titik nisabnya selama setahun dan mencapai titik nisabnya segeralah keluarkan zakat. Kira-kira itu pesan kepedulian sosial di akhir Bulan Ramadan ini,” tuturnya.

Dia menambahkan, dalam Alquran dijelaskan, bahwa setiap muslim berdoa untuk senantiasa menjaga salat dan diberikan kemampuan untuk mengamalkan serta mengeluarkan zakat sesuai rukun Islam.

Oleh karena itu, pihaknya meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk kembali hadir di Kantor Gubernur mengingatkan kembali akan pentingnya zakat kepada ASN di akhir Ramadan dan setelah menerima THR serta tambahan penghasilan bagi PTT.

“Saya meminta kepada Baznas untuk kembali hadir dan mengingatkan kepada semuanya untuk mengeluarkan sebagian zakatnya. Selain lewat Baznas, para ASN juga bisa menyerahkannya di madrasah, masjid atau musala terdekat dengan tempat tinggal kita. Namun, sebagai ASN Pemprov Jatim sepatutnya bisa membayar lewat Baznas,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyerahkan zakat maal perorangan sebesar Rp 25 juta.

Penyerahan tersebut diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional Jatim yang kemudian akan diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Setelah menyerahkannya, Gubernur langsung didoakan petugas Baznas.
Setelah menyerahkan zakat maal, langkah Gubernur perempuan pertama di Jatim itu diikuti oleh Sekdaprov Jatim dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim yang langsung membayar zakat, maal maupun infak atau shadaqoh. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar