Politik Pemerintahan

Usai Relokasi, Muncul Pasar Tumpah

Kemacetan semat terjadi di sisi barat ruas jalan depan Pasar Legi Ponorogo akibat parkir dan pedagang yang sempat menggelar dagangannya di lokasi tersebut, Selasa (8/1/2019)

Ponorogo (beritajatim.com) – Meski telah dilakukan relokasi menuju pasar darurat di lahan bekas RSUD Harjono, Ponorogo, ternyata masih banyak pedagang yang belum ikut pindah. Akibatnya, di sekitar gedung Pasar Legi yang telah ditutup hadir pasar tumpah.

Pasar tumpah ini mulai beroperasi sejak malam hari. Sebagian besar berada di bagian barat jalan Soekarno Hatta atau berada di sisi pasar eks stasiun. Puluhan pedagang obrok alias lesehan diketahui menggelar dagangannya di lokasi tersebut.

Pemkab Ponorogo pun tidak tinggal diam. Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran langsung diterjunkan untuk menertibkan kondisi ini.

“Sesuai kesepatakana, semua pedagang pindah ke pasar darurat pada tanggal 6 Januari (2019, Selasa) lalu. Tapi dari pemantauan masih banyak pedagang  yang berjualan di trotoar dan bahu jalan di sekitar Pasar Legi ini, depan eks stasiun,” ungkap Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Kabupaten Ponorogo Supriyadi, Selasa (8/1/2018).

Ia mengatakan, sejak dinihari sekitar pukul 01.00 WIB telah melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Semula ada puluhan pedagang yang menggelar dagangannya di bahu jalan dan trototar. Begitu petugas Pol PP datang, banyak pedagang yang kemudian menutup lapaknya.

“Akhirnya pagi ini sudah bersih. Yang ramai tinggal parkirnya saja di jalan ini. Semoga kondusif terus seperti,” ungkapnya.

Supriyadi mengatakan, dari telisik yang dilakukannya, memang masih banyak pedagang yang belum pindah ke pasar darurat. Alasannya adalah proses kepindahan belum tuntas. Masih banyak pedagang yang belum selesai mengemasi dagangannya.

“Tapi kami memastikan dengan Perdagkum (Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro) bahwa pedagang yang sudah terdata, baik di Pasar Legi, eks stasiun dan pengadilan, sudah pindah ke pasar relokasi pada waktunya nanti. Dan di sini selalu dikondisikan agar tidak ada pedagang yang kembali”” pungkasnya sambil menyatakan akan terus bersiaga di sekitar Pasar Legi untuk memastikan tidak ada pasar tumpah atau pedagang yang balik kucing ke sekitar Pasar Legi. [dil/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar