Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Usai Digembleng 10 Hari, Peserta Diklatsar NasDem Jatim Siap Jalankan Misi Kemanusiaan

Pengukuhan dan penutupan peserta Diklatsar Baret Rescue NasDem, yang digelar di Laguna Wego, Lamongan.

Lamongan (beritajatim.com) – Ratusan pemuda dari Barisan Reaksi Cepat (Baret) Rescue DPW Partai NasDem Jawa Timur resmi dikukuhkan, hari ini (11/3/2022), usai digembleng di Diklatsar regu penolong, selama 10 hari, sejak Jumat 2 Maret 2022 lalu, di Laguna Wego, Lamongan.

Pelatihan ini untuk menjalankan misi kemanusiaan guna membantu masyarakat terdampak bencana, sesuai arahan langsung dari Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, yang memiliki komitmen bahwa kerja politik dan kerja kemanusiaan merupakan dua senyawa yang tak terpisahkan.

Pengukuhan dan penutupan peserta Diklatsar Baret Rescue NasDem, yang digelar di Laguna Wego, Lamongan.

Ketua Umum Garda Pemuda NasDem, Prananda Surya Paloh menyampaikan, pelatihan ini merupakan wujud gerakan nyata dari Partai NasDem dalam memberikan kontribusi sosial kepada siapapun yang membutuhkan uluran tangan.

“Pelatihan ini juga merupakan upaya dari Partai NasDem untuk meringankan beban masyarakat. Di tengah banyaknya Parpol, NasDem ingin memberikan hal yang beda dalam bidang gerakan sosial dan misi kemanusiaan. Dari sini, nantinya akan lahir banyak pejuang kemanusiaan,” ujar politisi muda tersebut, Jumat (11/3/2022).

Pengukuhan dan penutupan peserta Diklatsar Baret Rescue NasDem, yang digelar di Laguna Wego, Lamongan.

Lebih lanjut, Prananda menuturkan, nantinya pelatihan semacam ini akan kembali digelar secara nasional. Tentunya dengan konsep yang lebih baik dan bagus lagi.

“Gerakan-gerakan semacam ini sangat diperlukan, sesuai semangat perubahan NasDem, Restorasi Indonesia. Kerja politik itu penting, tapi kerja sosial juga tidak kalah pentingnya. Ke depan, kita konsepkan ini lagi supaya lebih baik dan bagus, kita akan buat ini secara nasional,” terangnya.

Prananda juga berpesan kepada ratusan peserta yang telah dikukuhkan untuk selalu siaga dalam menjalankan misi kemanusiaan apabila terjadi musibah atau bencana alam yang tidak diinginkan, seperti banjir, tanah longsor, dan lain-lain.

Pengukuhan dan penutupan peserta Diklatsar Baret Rescue NasDem, yang digelar di Laguna Wego, Lamongan.

“Kita semua tentu tak mengharapkan ada bencana, tapi kesiapsiagaan dan kewaspadaan wajib dilakukan. Ini salah satu alasan NasDem menyiapkan relawan yang bisa memahami penanganan teknik dan taktis tentang aksi tanggap bencana, yang siap diterjunkan kapan saja. Ini misi kemanusiaan,” tandasnya.

Sekadar diketahui, selama mengikuti pelatihan, ratusan peserta Diklatsar Baret Rescue NasDem mendapatkan berbagai materi dalam misi penyelamatan mulai dari pembekalan materi dasar tentang assesment dan evakuasi, seperti wawasan kebangsaan hingga Water Rescue, Hard Rescue dan Medical Rescue.

Tak cukup itu, para peserta juga dituntut bangun pagi-pagi dari tenda barak untuk menjalani latihan fisik. Tak hanya sekadar berlari di hutan, tapi juga berenang di telaga sejauh 100 meter untuk melatih otot, termasuk sebagai pelatihan pertolongan korban di air.

Bahkan, para relawan tersebut juga dibawa ke area hutan jati, serta berlatih membawa korban dengan menaikkan atau menurunkan korban dari tebing setinggi 20 meter, termasuk memberikan pertolongan saat mendapati korban yang sudah tak dapat bergerak.

Pelatihan aksi tanggap bencana ini merupakan terobosan pertama yang dilakukan di Jatim oleh NasDem sebagai institusi partai politik, dengan menghadirkan instruktur profesional, mulai dari Basarnas Jatim, TNI, Polri, BPBD, Orari, Rescue satwa, hingga PMI. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar