Politik Pemerintahan

Update Covid-19 Jatim: Positif 1265, Sembuh 210 dan Meninggal 137!

Surabaya (beritajatim.com) – Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak memberikan pernyataan pers untuk update data perkembangan kasus Covid-19 di Jatim pada Kamis (7/5/2020) malam ini. Pada hari ini merupakan hari kesepuluh penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik).

Hingga 7 Mei 2020 pukul 19.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 20759 orang, 3809 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif Covid-19 (coronavirus) 1265 orang.

Surabaya hari ini bertambah 6 kasus baru menjadi 592, Sidoarjo bertambah 12 kasus baru menjadi 152 dan Gresik bertambah 1 kasus baru menjadi 37.

“Hari ini ada tambahan 45 kasus baru di Jatim. Total ada 1265 orang yang positif Covid-19 di Jatim. Yang sembuh bertambah 5 menjadi 210 orang dan meninggal bertambah 5 menjadi 137 orang,” katanya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (7/5/2020) malam.

Wagub merinci yang positif 1265 orang di Jatim itu terdiri dari 592 dari Surabaya, 42 Kabupaten Malang, 21 Kota Malang, 5 Kota Batu, 50 dari Magetan, 152 dari Sidoarjo, 28 Kabupaten Kediri, 9 Kota Kediri, 37 Gresik, 8 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 26 Lumajang, 12 Jember, 12 Situbondo, 3 Bondowoso, 4 Banyuwangi, 10 Pamekasan, 30 Tulungagung, 9 Jombang, 12 Nganjuk, 12 Kabupaten Madiun, 12 Ponorogo, 2 Trenggalek, 49 Lamongan, 18 Bangkalan, 7 Pacitan, 15 Bojonegoro, 4 Tuban, 21 Kabupaten Pasuruan, 8 Kota Pasuruan, 23 Kabupaten Probolinggo, 9 Kota Probolinggo, 5 Sumenep, 7 Kabupaten Mojokerto, 3 Kota Mojokerto, 6 Ngawi dan 1 Kota Madiun.

Ada 210 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 12 dari Kabupaten Malang, 8 Kota Malang, 1 Kota Batu, 91 dari Surabaya, 13 dari Sidoarjo, 8 dari Gresik, 7 Lamongan, 1 dari Kabupaten Blitar, 1 dari Kota Blitar, 11 dari Magetan, 2 dari Kabupaten Kediri, 2 Jember, 6 Kota Kediri, 8 Situbondo, 5 Tulungagung, 1 Trenggalek, 3 Nganjuk, 1 Jombang, 2 Kabupaten Mojokerto, 3 Kabupaten Madiun, 1 Ngawi, 4 Lumajang, 2 Kota Probolinggo, 4 Kabupaten Pasuruan, 4 Ponorogo, 1 Bondowoso, 2 Bangkalan, 4 Pamekasan, 1 Tuban dan 1 Banyuwangi.

Sementara itu, ada 137 pasien yang meninggal, yakni 8 di Kabupaten Malang, 78 di Surabaya, 16 di Sidoarjo, 6 di Gresik, 1 Bangkalan, 8 di Lamongan, 4 di Kabupaten Kediri, 2 di Magetan, 1 Pamekasan, 3 Bojonegoro, 4 Lumajang, 1 Kota Pasuruan, 1 Banyuwangi, 1 Jember, 2 Kabupaten Blitar dan 1 Tuban. (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar