Politik Pemerintahan

Update Covid-19 Jatim: Positif 1220, Kota Madiun Zona Merah, Tersisa Sampang!

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memberikan pernyataan pers untuk update data perkembangan kasus Covid-19 di Jatim pada Rabu (6/5/2020) malam ini. Pada hari ini merupakan hari kesembilan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik).

Hingga 6 Mei 2020 pukul 20.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 20608 orang, 3645 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif Covid-19 (coronavirus) 1220 orang. Surabaya hari ini bertambah 17 kasus baru menjadi 586, Sidoarjo bertambah 11 kasus baru menjadi 140 dan Gresik bertambah 6 kasus baru menjadi 36.

“Hari ini ada tambahan 58 kasus baru di Jatim. Total ada 1220 orang yang positif Covid-19 di Jatim. Yang sembuh bertambah 7 menjadi 205 orang dan meninggal bertambah 9 menjadi 132 orang. Zona merah ada 37 daerah di Jatim dengan tambahan Kota Madiun. Zona hijau tersisa Kabupaten Sampang,” katanya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (6/5/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 1220 orang di Jatim itu terdiri dari 586 dari Surabaya, 41 Kabupaten Malang, 18 Kota Malang, 4 Kota Batu, 48 dari Magetan, 140 dari Sidoarjo, 27 Kabupaten Kediri, 9 Kota Kediri, 36 Gresik, 8 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 25 Lumajang, 12 Jember, 12 Situbondo, 3 Bondowoso, 4 Banyuwangi, 10 Pamekasan, 30 Tulungagung, 8 Jombang, 12 Nganjuk, 11 Kabupaten Madiun, 12 Ponorogo, 2 Trenggalek, 47 Lamongan, 15 Bangkalan, 6 Pacitan, 12 Bojonegoro, 4 Tuban, 19 Kabupaten Pasuruan, 5 Kota Pasuruan, 22 Kabupaten Probolinggo, 9 Kota Probolinggo, 5 Sumenep, 7 Kabupaten Mojokerto, 3 Kota Mojokerto, 6 Ngawi dan 1 Kota Madiun.

Ada 205 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 12 dari Kabupaten Malang, 8 Kota Malang, 1 Kota Batu, 91 dari Surabaya, 13 dari Sidoarjo, 8 dari Gresik, 7 Lamongan, 1 dari Kabupaten Blitar, 1 dari Kota Blitar, 11 dari Magetan, 2 dari Kabupaten Kediri, 2 Jember, 6 Kota Kediri, 8 Situbondo, 4 Tulungagung, 1 Trenggalek, 2 Nganjuk, 1 Jombang, 2 Kabupaten Mojokerto, 3 Kabupaten Madiun, 1 Ngawi, 2 Lumajang, 2 Kota Probolinggo, 4 Kabupaten Pasuruan, 4 Ponorogo, 1 Bondowoso, 2 Bangkalan, 4 Pamekasan dan 1 Banyuwangi.

Sementara itu, ada 132 pasien yang meninggal, yakni 8 di Kabupaten Malang, 77 di Surabaya, 14 di Sidoarjo, 6 di Gresik, 1 Bangkalan, 7 di Lamongan, 4 di Kabupaten Kediri, 1 di Magetan, 1 Pamekasan, 3 Bojonegoro, 4 Lumajang, 1 Kota Pasuruan, 1 Banyuwangi, 1 Jember, 2 Kabupaten Blitar dan 1 Tuban. (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar