Politik Pemerintahan

Update Covid-19 Jatim: Positif 1124, Surabaya 558!

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak memberikan pernyataan pers untuk update data perkembangan kasus Covid-19 di Jatim pada Senin (4/5/2020) malam ini.

Pada hari ini merupakan hari ketujuh penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik).

Hingga 4 Mei 2020 pukul 19.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 20116 orang, 3409 orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif Covid-19 (coronavirus) 1124 orang.

Surabaya hari ini bertambah 1 kasus baru menjadi 558, Sidoarjo bertambah 1 kasus baru menjadi 119 dan Gresik tidak bertambah alias tetap 30.

“Hari ini ada tambahan 10 kasus baru di Jatim. Total ada 1124 orang yang positif Covid-19 di Jatim. Yang sembuh bertambah 10 menjadi 187 orang dan meninggal bertambah 3 menjadi 120 orang,” katanya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (4/5/2020) malam.

Gubernur merinci yang positif 1124 orang di Jatim itu terdiri dari 558 dari Surabaya, 38 Kabupaten Malang, 18 Kota Malang, 3 Kota Batu, 48 dari Magetan, 119 dari Sidoarjo, 25 Kabupaten Kediri, 9 Kota Kediri, 30 Gresik, 8 Kabupaten Blitar, 1 Kota Blitar, 24 Lumajang, 11 Jember, 12 Situbondo, 2 Bondowoso, 3 Banyuwangi, 10 Pamekasan, 23 Tulungagung, 8 Jombang, 11 Nganjuk, 4 Kabupaten Madiun, 11 Ponorogo, 2 Trenggalek, 46 Lamongan, 12 Bangkalan, 6 Pacitan, 12 Bojonegoro, 4 Tuban, 17 Kabupaten Pasuruan, 5 Kota Pasuruan, 21 Kabupaten Probolinggo, 9 Kota Probolinggo, 5 Sumenep, 7 Kabupaten Mojokerto, 1 Kota Mojokerto dan 1 Ngawi.

Ada 187 yang sudah terkonfirmasi negatif. Artinya, mereka sudah sembuh. Yakni, 10 dari Kabupaten Malang, 8 Kota Malang, 1 Kota Batu, 86 dari Surabaya, 12 dari Sidoarjo, 8 dari Gresik, 7 Lamongan, 1 dari Kabupaten Blitar, 1 dari Kota Blitar, 9 dari Magetan, 2 dari Kabupaten Kediri, 2 Jember, 6 Kota Kediri, 8 Situbondo, 4 Tulungagung, 1 Trenggalek, 2 Nganjuk, 1 Jombang, 3 Kabupaten Madiun, 1 Ngawi, 2 Lumajang, 1 Kota Probolinggo, 3 Ponorogo, 1 Bondowoso, 2 Bangkalan, 4 Pamekasan dan 1 Banyuwangi.

Sementara itu, ada 120 pasien yang meninggal, yakni 5 di Kabupaten Malang, 71 di Surabaya, 13 di Sidoarjo, 5 di Gresik, 7 di Lamongan, 4 di Kabupaten Kediri, 1 di Magetan, 1 Pamekasan, 3 Bojonegoro, 4 Lumajang, 1 Kota Pasuruan, 1 Banyuwangi, 1 Jember, 2 Kabupaten Blitar dan 1 Tuban. (tok/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar