Politik Pemerintahan

Madura Eksotik Carnival Pamekasan

Upaya Lestarikan dan Promosikan Tradisi dan Budaya Madura

Pamekasan (beritajatim.com) – Pagelaran Madura Eksotik Carnival yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi (Harjad) Ke-489 Kabupaten Pamekasan, Jum’at (25/10/2019) malam. Sebagai upaya melestarikan sekaligus mempromosikan tradisi dan budaya Madura.

Pegelaran yang dipusatkan di Taman Aspirasi, Jl Kabupaten, menampilkan beragam jenis seni budaya Madura dari empat kabupaten berbeda, yakni kabupaten Bangkalan, Pamekasan, Sampang dan Sumenep. Sekaligus kolaborasi antara seni budaya Madura dengan batik tulis khas Bumi Gerbang Salam.

“Pementasan seni budaya Madura ini sebagai bagian dari upaya merawat tradisi dan budaya Madura, serta dalam rangka menghidupkan ekonomi masyarakat melalui pendekatan budaya,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparibud) Pamekasan, Halifaturrahman.

Tidak kalah penting, pagelaran tersebut juga digelar sebagai upaya mempromosikan potensi batik yang sudah menjadi salah satu budaya khas warga Madura, selain jenis kebudayaan lainnya. “Pada kegiatan ini kami juga ingin mempromosikan potensi batik tulis yang merupakan kerajinan warga Pamekasan, dengan menggunakan media seni budaya Madura,” ungkapnya.

Pada pagelaran kolaborasi yang ditampilkan pada kegiatan tahunan kali ini, yakni tiga pasang sape sono’. Sapi-sapi betina tersebut tampil dan berlenggok dengan iringan musik saronen, yakni jenis musik yang memang sudah biasa menjadi musik pengiring setiap kontes kecantikan sapi sono’.

Pagelaran tersebut dihadiri sejumlah undangan dari berbagai kalangan, di antaranya para budayawan, seniman, perwakilan perajin batik, serta jajaran pejabat dari empat kabupaten di Madura. termasuk juga salah satu desainer fishon internasional. [pin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar