Politik Pemerintahan

Undangan Dapat Rekom Cawali dan Cawawali Surabaya dari PDIP Belum Ada

Surabaya (beritajatim.com) – Hingga pukul 16.00, nasib rekom PDIP untuk Pilwali Surabaya masih belum juga menampakkan titik terang. Nampaknya pengumuman yang ditunggu-tunggu itu terancam molor.

Hal ini dikarenakan, Kepala BP Pemilu DPD PDIP Jawa Timur Deni Wicaksono mengungkapkan jika hingga kini dia belum menerima informasi lebih lanjut dari DPP.

“Baru Gresik dan Banyuwangi yang diundang,” ujar Deni, Senin (10/8/2020) sore.

Meski demikian, Deni tidak bisa memastikan apakah pengumuman terkait Surabaya bakal benar-benar molor atau tidak. Kemungkinan adanya pengumuman rekom tanpa diawali dengan undangan terlebih dahulu menurutnya terbuka.

“Lah memang apapun mungkin terjadi. khususnya untuk Surabaya,” tegasnya.

Sebelumnya, minggu lalu, sempat santer informasi jika rekom PDIP untuk Pilwali Surabaya jatuh ke tengan Whisnu Sakti Buana sebagai Calon Wali Kota dan Eri Cahyadi sebagai Wakil Wali Kota.

Info itu berkembang usai viral isu jika slot Calon Wali Kota sudah hampir pasti jatuh ke tangan Whisnu Sakti Buana. Wakil Wali Kota Surabaya saat ini itu pun disebut telah melakukan sujud syukur usai mendapatkan kabar dari sosok yang diduga kuat elite di DPP PDIP.

PDI Perjuangan pun telah dipastikan akan mengumumkan paslon Gelombang III pada Pilkada Serentak tahun 2020. Pengumuman akan dilakukan melalui telekonferensi pada Selasa, 11 Agustus 2020.

“Momentum Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-75 dijadikan spirit untuk menggelorakan semangat patriotisme, nasionalisme-kebangsaan bagi Indonesia yang berbangsa satu, bertanah air satu, dan menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Minggu (9/8/2020).(ifw/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar