Politik Pemerintahan

Unair Tak Melarang Mahasiswanya Lakukan Aksi Turun ke Jalan

Surabaya (beritajatim.com) –  Universitas Airlangga (UNAIR) menegaskan tidak mengeluarkan larangan ataupun imbauan apapun jelang ajakan aksi massa terkait penolakan beberapa RUU KUHP. Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH) UNAIR, Suko Widodo.

“Tidak ada larangan namun juga tidak ada instruksi. Karena itu merupakan ekspresi personal mahasiswa,” ujarnya.

Namun, Suko mengingatkan agar mahasiswa yang aksi tidak berlaku anarkis. “Yang penting jangan melanggar aturan hukum. Jangan merusak fasilitas umum. Jangan ganggu ketertiban umum,” tambahnya mengingatkan.

Sebagai informasi, muncul poster di Surabaya yang menyatakan ajakan aksi untuk siswa, mahasiswa, pekerja dan para sivitas akademika.

Dalam poster yang berwarna merah dan disertai tanda pagar #SurabayaMenggugat itu berisi beberapa tuntutan, di antaranya; tolak RUU KPK, tolak RUU KUHP, RUU Ketenagakerjaan, RUU Pertanahan, sahkan RUU P-KS, permasalahan kebakaran hutan, penindasan Papua, demokrasi dikebiri, dan dwifungsi aparat.

Rencananya aksi akan dilakukan pada hari Kamis tanggal 26 September 2019 dari kawasan Tugu Pahlawan Surabaya menuju Gedung DPRD Jatim.

Sebelumnya, sejak Senin (23/9) aksi sudah dilakukan di berbagai daerah di Indonesia seperti Yogyakarta, Riau, Jember, Jakarta, Malang dan Bandung, mereka menuntut DPR agar tidak jadi mengesahkan UU KPK, RUU KUHP, dan lainnya.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar