Politik Pemerintahan

Unair: Aturan Tes Covid-19 saat UTBK dari Pemkot

Surabaya (beritajatim.com) – Kebijakan menunjukkan hasil uji non reaktif rapid atau uji negatif swab Covid-19 saat hendak melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menuai banyak polemik.

Pihak Universitas Airlangga (Unair) sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang didapuk sebagai tempat penyelenggara UTBK, pun memberikan komentarnya. Dr. Achmad Solihin, selaku Ketua PPMB Unair menegaskan bahwa kebijakan itu bukan dari Unair, melainkan dari Surat Rekomendasi yang diturunkan oleh Walikota Surabaya.

“Saya tegaskan bukan peraturan yang dibuat oleh Unair, tapi itu peraturan dari Pemkot. Tapi kami sebagai penyelenggara memang berkewajiban melapor pada pemerintah kota dan gugus tugas. Tapi kami sebenarnya sudah menegakkan protokol pencegahan Covid-19 sebagai mana rekomendasi dari LTMPT,” ujarnya Ahmad Solihin, Jumat (3/7/2020).

Ia juga mengatakan bahwa sudah disediakan segala sarana prasarana penunjang penegakan protokol pencegahan Covid-19. “Kami ingin memberikan contoh bawah penegakan protokol kesehatan itu bisa dilakukan, dan dengan pelaksanaan UTBK ini bisa dijadikan contoh bahwa kita bisa kok menertibkan massa, tidak berbondong bondong dan menerapkan protokol kesehatan dengan tegas,” pungkasnya. [adg/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar