Politik Pemerintahan

Ditetapkan 20 November 2019

UMK Surabaya 2020 Diprediksi Rp 4,2 Juta, Ring Satu Lainnya Berapa?

Surabaya (beritajatim.com) – Upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2020 untuk 38 daerah di Jatim akan ditetapkan Gubernur Jatim paling lambat pada 20 November 2019 dan akan berlaku 1 Januari 2020.

Saat ini, masih dilakukan pembahasan di masing-masing dewan pengupahan tingkat kabupaten/kota. Nantinya, Pemprov Jatim melalui Dewan Pengupahan Provinsi akan menerima usulan besaran UMK dari kabupaten/kota.

Sedangkan, Upah Minimum Provinsi (UMP) Jatim tahun 2020 telah ditetapkan sebesar Rp 1.768.777,08. Artinya, UMP Jatim mengalami kenaikan sebesar 8,51 persen dibandingkan UMP Jatim tahun 2019 sebesar Rp 1.630.059,05. Besaran kenaikan 8,51 persen ditetapkan pemerintah pusat.

“UMK di daerah ring satu Jatim diprediksi bisa mencapai angka Rp 4 juta lebih. Ini karena ada rumusan kenaikan sebesar 8,51 persen. Paling lambat penetapan UMK se-Jatim pada 20 November 2019. Artinya, dewan pengupahan di tingkat kabupaten/kota harus sudah mulai rapat membahas UMK minggu-minggu ini,” kata Kadisnakertrans Provinsi Jatim, Himawan Estu Bagijo kepada wartawan di kantornya, Kamis (24/10/2019).

Berdasarkan perhitungan khusus untuk UMK Kota Surabaya tahun 2019, di mana sebesar Rp 3.871.052,61 (kenaikan inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi sebesar 8,03 persen dari tahun sebelumnya Rp 3.583.312,61 di tahun 2018).

Untuk UMK tahun 2020, dengan kenaikan inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi sebesar 8,51 persen, maka diprediksi UMK Kota Surabaya tahun 2020 sebesar Rp. 4.200.479,19.

Jika menggunakan perhitungan tersebut, maka UMK tahun 2020 untuk daerah ring satu lainnya seperti Kabupaten Gresik diprediksi sebesar Rp 4,197 juta, Kabupaten Sidoarjo diprediksi sebesar Rp 4,193 juta, Kabupaten Pasuruan diprediksi sebesar Rp 4,190 juta dan Kabupaten Mojokerto diprediksi sebesar Rp 4,179 juta. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar