Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Tuntas 100 persen, Program TMMD di Mojokerto Lebihi Target Sasaran

Penutupan sekaligus penyerahan hasil TMMD ke-112 di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 di Desa Duyung Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto dinyatakan sukses dan tuntas 100 persen. Bahkan, program tersebut melebih dari sasaran karena tidak ada rencana dan anggaran.

Hal ini disampaikan Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman saat acara penutupan sekaligus penyerahan hasil TMMD ke-112 tahun anggaran 2021 di Pendapa Graha Majatama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Penutupan ditandai dengan penandatanganan tertulis hasil TMMD ke-112.

Penandatanganan tertulis hasil TMMD ke-112 dilakukan oleh Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman dan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Turut hadir Pangdam V/Brawijaya diwakili Pamen Ahli Bidang Management Sishannef Kodam V/Brawijaya Kol Inf Dodi Tri Hariyono.

“Kegiatan bakti TNI, dilaksanakan Kodim dengan pemilihan lokasi kegiatan di Duyung Trawas. Berdasarkan button up sehingga dipilih Duyung sebagai lokasi TMMD. Sasaran dua kegiatan fisik dengan lima kegiatan,” ungkap Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, Kamis (14/10/2021).

Yakni rehabilitasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Duyung Rp200 juta, pembangunan jalan lingkungan Rp350 juta, bendungan saluran irigasi Sumber Lumpang Rp500 juta, rehab musala punden Rp100 juta dan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) Rp750 juta. Kegiatan fisik tersebut menggunakan APBD Kabupaten Mojokerto.


“Satu kegiatan di luar sasaran, karena tidak ada rencana dan anggaran. Yakni jalan lingkungan dengan volume 35 meter selebar 6 meter sudah selesai 100 persen, meski sebenarnya tidak termasuk dalam sasaran. Anggaran TMMD berasal dari DUK PJO (TNI) sebesar Rp340 juta lebih dan dari Pemkab Mojokerto Rp1,9 miliar. Kegiatan 100 persen selesai,” katanya.

TMMD memberikan manfaat kesejahteraan masyarakat dan ketahanan negara. Di dalam TMMD ke-112 dikerjakan 150 orang personel Satgas TMMD dibantu unsur komponen masyarakat. Personil yang terlibat tinggal di rumah masyarakat, ada 21 rumah dengan empat sampai lima orang personil.

Sementara itu, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati bersyukur program TMMD ke-112 telah rampung dengan baik. “Alhamdulilah 30 hari, kegiatan sudah terlaksana dengan baik. Kali ini dilaksanakan di Duyung karena mendapatkan kunjungan langsung Pangdam V/Brawijaya dan Koorsahli Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI,” urainya.

Program kegiatan TMMD, lanjut Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, ditunggu masyarakat. Program tersebut dinilai sinergi karena melibatkan berbagai pihak dan menciptakan gotong royong karena kegiatan tidak sekedar kegiatan fisik yang melibatkan TNI saja.

“Terima kasih kepada TNI dan jajaran. Tahun depan (jika ada TMMD), saya mohon dibahas dari sekarang. Pilih desa yang masih sulit infrastruktur maupun pendukungnya. Tolong Sekdakab dan Bappeda bisa berkoordinasi segera. Saya berharap besar, jika semua sasaran fisik telah tuntas dikerjakan bisa dijaga serta digunakan sebagai mana mestinya,” tegasnya.

Turut hadir dalam penutupan TMMD ke 112 di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ayni Zuroh, Sekdakab Teguh Gunarko, Ketua TP PKK Shofiya Hanak Albarraa beserta unsur Forkopimda lainnya. Penutupan TMMD dituntaskan dengan cek lokasi sasaran pembangunan, langsung di Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar