Politik Pemerintahan

Tunggu Keputusan Mendagri, Ketua DPRD Jember: Pembiaran Bahayakan NKRI

Foto: Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi (kanan)

Jember (beritajatim.com) – Itqon Syauqi, Ketua DPRD Jember, Jawa Timur, berharap Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bisa mengeluarkan keputusan tegas dan jelas untuk mengakhiri silang sengkarut pemerintahan setempat.

“Mata awam saya melihat bupati telah melecehkan gubernur dan mendagri dengan kebijakan dan tindakan-tindakannya. Kalau sampai terjadi pembiaran, ini akan sangat berbahaya untuk Negara kesatuan Republik Indonesia,” kata Itqon, Senin (18/1/2021).

Itqon mengacu pada sejumlah persoalan yang muncul di Jember, mulai dari tidak dijalankannya segera rekomendasi hasil pemeriksaan khusus Mendagri sampai diabaikannya surat Mendagri yang melarang pergantian pejabat sebelum calon bupati terpilih dilantik. Selain itu, ada masalah Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2021 tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2021 yang menimbulkan kegamangan di kalangan aparatur sipil negara.

Sejumlah persoalan di Jember membuat Bupati Faida diperiksa tim gabungan Kementerian Dalam Negeri, Selasa (12/1/2021). Dalam suratnya, Inspektorat Jawa Timur menyatakan, Bupati Faida diperiksa atas dugaan penyalahgunaan wewenang dan permintaan keterangan dalam bentuk berita acara pemeriksaan oleh tim gabungan Kementerian Dalam Negeri, Komisi Aparatur Sipil Negara, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Keputusan hasil pemeriksaan ini ditunggu oleh sejumlah kalangan di Jember pekan ini. “Tanpa bermaksud mengintervensi tim gabungan, tentunya kami pasti akan menerima apapun rekomendasi atau keputusan tim. Tapi satu hal yang harus jadi catatan, jika keputusan tersebut nantinya status quo, ini akan menjadi preseden buruk bagi penegakan peraturan perundang-undangan khususnya yang mengikat kepala daerah seluruh Indonesia,” kata Itqon.

Baca Juga:

    Itqon khawatir, pembiaran di Jember akan membuat seluruh kepala daerah akan berpikir bisa berbuat seenaknya dan menabrak peraturan. “Toh tidak akan ada tindakan apapun, baik dari gubernur maupun mendagri. Ini yang harus diwaspadai. Jadi saya berharap agar tim pemeriksa ini dapat merumuskan suatu formula preventif agar ini tidak terulang di kemudian hari di seluruh Indonesia,” katanya. [wir/ted]


    Apa Reaksi Anda?

    Komentar

    beritajatim TV

    Resep Nasi Aladin Khas Timur Tengah

    Resep Sup Kikil, Gurih dan Empuk

    Sup Ikan, Menu Berbuka Puasa Bergizi Tinggi