Politik Pemerintahan

Tunda Berangkat Lagi, Daftar Tunggu CJH di Ponorogo Capai 31 Tahun

Kepala Kantor Kemenag Ponorogo Syaikhul Hadi(foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Sebanyak 507 calon jamaah haji (CJH) asal Ponorogo harus menelan pil pahit lagi. Setelah pemberangkatannya ditunda tahun lalu, tahun ini juga kembali ditunda. Hal tersebut dilakukan setelah Pemerintah Pusat memutuskan untuk tidak memberangkatkan CJH asal Indonesia ke tanah suci tahun 2021 ini.

“Lewat keputusan menteri Agama RI nomor 660, Pemerintah mengumumkan tidak memberangkatkan CJH pada tahun 2021 ini,” kata Kepala Kantor Kemenag Ponorogo Syaikhul Hadi, Senin (7/6/2021).

Terkait tidak memberangkatkan CJH tahun ini, Syaikhul menilai Pemerintah sudah melakukannya dengan banyak pertimbangan dan berbagai kajian. Dia menyebut jika alasan utama tidak jadi memberangkatkan ini, sama halnya dengan alasan tahun lalu. Yakni mengantisipasi penularan Covid-19. Sebab virus yang berasal dari kota Wuhan Tiongkok itu belum hilang secara global. Termasuk di negara Indonesia dan Arab Saudi.

“Pandemi Covid-19 ini mengancam kesehatan, keselamatan dan keamanan calon jemaah haji,” katanya.

Terlebih lagi, virus varian baru juga telah muncul di berbagai negara. Sehingga untuk mencegah kerugian yang lebih besar, keselamatan CJH menjadi aspek yang utama dalam ajaran Islam. Dengan pertimbangan tersebut, keputusan menunda pemberangkatan diteken oleh Pemerintah.

Dampak kembali ditundanya keberangkatan CJH adalah  semakin lamanya daftar tunggu. Syaikhul mengungkapkan untuk sekarang waiting list CJH dari Ponorogo harus menunggu selama 31 tahun. Apalagi saat ini banyak masyarakat Ponorogo yang ingin daftar.

“Dampak penundaan ini ya waiting list CJH dari Ponorogo semakin lama. Saat ini harus menunggu 31 tahun,” pungkasnya. (end/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar