Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Tujuh Calon Sekdaprov Jatim Lanjut Seleksi, Benny Gugur

Surabaya (beritajatim.com) – Hasil asessment seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekdaprov Jatim telah ditelaah oleh tim panitia seleksi (Pansel) yang diketuai Prof Muhammad Nuh, DEA.

Dari delapan peserta yang diasessment oleh tim assesor Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada 18 Maret lalu, pansel menetapkan tujuh di antaranya dapat melanjutkan ke tahapan selanjutnya. Satu orang dinyatakan gugur.

Sekretaris Pansel JPT Madya Sekdaprov Jatim Aries Agung Paewai menjelaskan, hasil asessment oleh tim BKN telah menunjukkan hasil yang cukup ketat. Hampir semua pelamar memiliki kualifikasi dan kemampuan yang baik. Namun, tim aasesor BKN tetap memiliki standar penilaian calon Sekdaprov Jatim yang harus dimiliki pelamar.

Sehingga, dari pertimbangan tim assesor BKN kepada tim pansel, maka pansel JPT Madya Sekdaprov Jatim hanya memilih tujuh pelamar yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya.

Tujuh pelamar yang lolos tersebut telah diumumkan pansel melalui surat Nomor 800/2068/Pansel-JPTM/2022 ter tanggal 25 Maret 2022 Tentang hasil seleksi assesment pengisian JPT madya Sekdaprov Jatim. Mereka adalah Adhi Karyono (pejabat Kemensos), Bobby Soemiarsono (Kepala BPKAD Jatim), Indah Wahyuni (Kepala BKD Jatim), Jumadi (Kepala Dinas Kehutanan Jatim), Mohammad Yasin (Kepala Bappeda Jatim) dan Nurkholis (Kepala Dinas ESDM Jatim). Sementara satu nama, yakni Benny Sampirwanto (Asisten I Sekdaprov Jatim) dinyatakan tidak dapat melanjutkan proses seleksi.

“Tujuh pelamar Sekdaprov Jatim ini akan mengikuti tahapan berikutnya, yakni penulisan makalah atau policy brief yang akan dilaksanakan pada 28 Maret 2022. Mereka juga akan mengikuti tes wawancara bersama tim pansel yang akan dilaksanakan pada 30 Maret 2022,” tutur Aries kepada wartawan di Surabaya, Jumat (25/3/2022).

Tahapan penulisan dan makalah dan wawancara ini merupakan tahapan terakhir sebelum tim pansel menentukan tiga nama terbaik yang akan diusulkan ke Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Ketiga nama terbaik tersebut yang selanjutnya akan diteruskan Gubernur Khofifah kepada Tim Penilai Akhir (TPA) di Jakarta.

“Insya Allah sampai saat ini seluruh proses seleksi di tingkat pansel akan berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan. Dan sesuai jadwal, Insya Allah apabila lancar maka pada 1 April mendatang tiga nama terbaik sudah bisa diputuskan dan diumumkan tergantung dari penilaian yang nantinya akan dilakukan oleh Tim Pansel,” ujar Aries yang juga Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim tersebut. [tok/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar