Politik Pemerintahan

Tsunami Korupsi Tak Runtuhkan Suara PDIP di Kota Malang

Malang (beritajatim.com) – PDI-Perjuangan tetap menjadi poros utama kekuatan politik di Malang sesuai hasil rekapitulasi KPU Kota Malang pada Pilpres 2019. PDIP unggul jauh dari parpol yang ada. Perolehan 12 kursi di legislatif menjadi yang paling banyak di Kota Malang.

Padahal, PDIP dihantui isu korupsi massal dalam suap APBD-Perubahan Kota Malang Tahun 2015. Memang dalam kasus ini tidak hanya PDIP, PKB, Golkar, Hanura, PKS, Gerindra, PAN, Demokrat, PPP dan Nasdem semua kadernya terseret kasus tsunami korupsi ini.

Hanya saja beban moral paling dirasakan oleh PDIP, sebab sebagai partai penguasa semua legislatornya disapu oleh KPK. Pun dua kali pergantian pimpinan DPRD, Arief Wicaksono, dan Abdul Hakim yang berasal dari PDIP berstatus tersangka dalam kasus ini.

Salah satu caleg terpilih pada Pilpres 2019 ini, adalah Ahmad Wanedi. Dia menuturkan memang tidak mudah kembali membangun kepercayaan ke publik. Namun, melalui strategi pendekatan yang masif hingga tingkatan akar rumput terbukti partainya tetap menjadikan Malang sebagai kandang banteng.

“Karena kami intens bertemu dan berdialog dengan masyarakat. Jadi insyallah kita yang terpilih sudah punya motivasi tak mengulangi lagi. Kami yakinkan kami akan jadi wakil rakyat yang amanah,” katanya, Selasa, (7/5/2019).

Pada Pileg tahun 2014 PDIP mendapat suara sebanyak 92.217 di Pileg 2019 ini PDIP mendapat suara lebih banyak yakni sebesar 99.555. 12 kursi yang diraih bisa dipastikan, kursi pimpinan legislatif kembali dipegang oleh PDIP.

Ahmad Wanedi menuturkan, dari 12 caleg terpilih mayoritas adalah wajah baru. Generasi baru ini diharapkan kembali memulihkan citra PDIP. Hanya satu caleg saja yang berstatus legislator, dia adalah Luluk Zuhriyah. Dia menjadi legislator melalui mekanisme PAW, mengantikan rekannya yang tersandung kasus korupsi.

Sedangkan 11 Caleg terpilih yang dianggap generasi baru adalah, Iwan Mahendra, Eko Herdiyanto, Wiwik Suksesi, Harvad Kurniawan R, Agoes Marhaenta, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Ahmad Wanedi, Lea Mahdarina, Ferry Kurniawan, I Made Raian Diana Kartika, dan Nurul Setyowati.

“Kami pastikan dengan semangat baru yang kami usung kami bisa dipercaya. Dari 12 Caleg terpilih 11 orang merupakan wajah baru. Kami bisa dianggap sebagai generasi baru PDIP di Kota Malang,” tandasnya.

Sementara itu, perolehan suara terbanyak kedua adalah PKB dengan 60.511 suara, PKS 45.769, Gerindra 41.228, Demokrat 35.740, Golkar 31.143, Nasdem 26.540, PAN 25.560, PSI 17.441, dan Perindo 15.661. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar