Pendidikan & Kesehatan, Politik Pemerintahan

TPP ASN Pemkot Malang Dipotong Rp10 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Wali Kota Malang, Sutiaji.

Malang(beritajatim.com) – Pemerintah Kota Malang memutuskan untuk memotong gaji Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi sebagian aparatur sipil negara (ASN) untuk penanganan Covid-19 di wilayahnya. Dana ini bisa digunakan untuk penanganan pada Agustus 2021 mendatang.

“Sudah kita tata regulasinya. Jadi bukan hanya (tunjangan) Wali Kota, tapi (tunjangan) ASN juga akan terlibat,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji, Sabtu, (24/7/2021).

Sutiaji mengatakan, bahwa yang dipotong adalah para pejabat ASN di lingkungkan Pemkot Malang. Ditaksir dari potongan itu akan terkumpul dana sekira Rp10 miliar. Dana ini untuk penanganan Covid-19, mengingat angka Covid-19 di daerah ini masih tinggi.

“Untuk bulan depan. Saya minta pada seluruh pejabat saja, mulai kelas jabatan 7 ke atas. Bukan gajinya ya, tapi hanya TPP. Kurang lebih ada Rp 10 miliar yang digelontorkan,” kata Sutiaji.

Selain gotong royong oleh ASN Pemkot Malang. Pemkot Malang berharap bagi warga Kota Malang yang berkecukupan secara ekonomi, disarankan untuk saling membantu warga yang tak mampu ataupun terdampak Covid-19.

“Sudah saya omongkan ke pak Presiden bahwa negara dalam hal ini harus mengambil sikap. Bisa menganjurkan orang yang memiliki harta lebih untuk membantu menanggung beban saudara kita yang sedang terdampak PPKM Darurat atau akibat pandemi Covid-19 ini,” tandasnya. (luc/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar