Politik Pemerintahan

Tol Pandaan-Malang Siap Beroperasi untuk Arus Mudik Lebaran

Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim, Gatot Sulistyo Hadi memastikan bahwa Jalan Tol Pandaan-Malang untuk seksi 1, 2 dan 3 siap diresmikan oleh Presiden RI Jokowi dalam waktu dekat.

“Tol Pandaan-Malang seksi 1, 2 dan 3 sepanjang 30 km siap untuk diresmikan. Ini karena sudah dicek, sudah keluar SLO atau sertifikat layak operasi dari Kementerian PU, Kementerian Perhubungan dan Korlantas Mabes Polri. Tinggal kita menunggu kepastian Bapak Presiden untuk meresmikan tol yang nantinya keluar di Gate Singosari-Karanglo. Untuk seksi 4 dan 5 yang belum akan dituntaskan akhir tahun ini,” katanya kepada beritajatim.com di kantornya, Kamis (2/5/2019).

Sekadar diketahui, jalan tol Pandaan-Malang terdiri atas lima seksi dengan total panjang 38 km. Seksi 1 meliputi Pandaan-Purwodadi sepanjang 15 km, seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8 km, seksi 3 Lawang-Singosari sepanjang 7 km, seksi 4 Singosari-Pakis sepanjang 4 km dan seksi 5 Pakis-Malang sepanjang 4 km.

“Tol Pandaan-Malang diharapkan sudah bisa digunakan untuk arus mudik lebaran tahun ini,” tuturnya.

Pihaknya belum bisa memastikan kapan jadwal pasti peresmian tol Pandaan-Malang seksi 1, 2 dan 3.

“Kami masih menunggu peresmian dari Presiden RI atau mungkin kalau didelegasikan ke Menteri PU Pak Basuki Hadimuljono. Namun demikian, kami juga sudah koordinasi dengan Pak Danang Parikesit, Kepala BPJT dan menunggu persetujuan dari Menteri PU, info sementara bahwa tol Pandaan-Malang itu dioperasionalkan tanpa peresmian. Itu alternatif, tapi belum ada kepastian. Saya tegaskan belum ada kepastian. Koordinasinya baru kemarin. Setidak-tidaknya pada 26 Mei, semua sudah diberlakukan jalur mudik,” jelasnya.

Gatot juga menegaskan, khusus untuk pembangunan underpass Karanglo-Malang akan diselesaikan pada akhir Mei 2019.

“Mudah-mudahan pada lebaran tahun ini, masyarakat bisa menggunakan underpass dan jalan tol Pandaan-Malang seksi 1, 2 dan 3. Untuk tol seksi 4 dan 5 masih dalam tahap penyelesaian, tidak mungkin bisa dipaksakan. Kalau difungsionalkan, juga percuma saja, karena turunnya masih amburadul terkait dengan adanya penemuan situs purbakala menjelang seksi 5. Karena situs itu, jalan tol bergeser sedikit sekitar 10 meter,” pungkasnya. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar