Politik Pemerintahan

Tokoh Muda NU: PSI Bisa Curi Perhatian di Pilwali Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Jelang Pilwali Surabaya 2020, berbagai pihak mulai menyuarakan pendapat mereka terkait sosok suksesor Tri Rismaharini. Dua periode Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu dinilai sangat sukses.

Intelektual muda NU Mamang Haerudin misalnya. Ia menilai Wali Kota Risma berhasil menjaga kondusifitas yang ada di Kota Surabaya. “Beruntunglah Surabaya mempunyai pemimpin sekelas Ibu Tri Rismaharini, sosok pemimpin perempuan pekerja keras dan penuh prestasi,” katanya.

“Melalui Bu Risma, Surabaya diakui dunia. Entah sudah berapa banyak Surabaya diganjar berbagai penghargaan level internasional,” tambah Mamang.

Untuk itu, ia menilai jika tantangan untuk bisa menjaga keberhasilan yang ada bukan merupakan hal yang mudah. “Baik secara budaya, agama dan lainnya. Maka sekarang dan ke depan, Surabaya selain harus tetap fokus pada kebijakan-kebijakan yang pro rakyat, juga mesti serius mengelola heterogenitas yang ada,” tegas Mamang.

“Salah satu tantangan yang paling berat dalam mengelola heterogenitas (pluralitas) adalah radikalisme dan terorisme,” lanjut Mamang.

Lalu siapa yang bisa dibilang layak? Ia mengajukan salah satu tokoh muda asal PSI, Dhimas Anugrah. Partai yang identik dengan anak muda itu sendiri berhasil meraih 4 kursi di DPRD Surabaya pada Pileg 2019. Diprediksi, partai baru ini bisa mencuri perhatian pula di Pilwali 2020.

“Saya mengenal baik Bro Dhimas Anugerah. Sosok pemuda progresif, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang juga telah melanglang-buana ke berbagai negeri orang dengan sugudang ilmu yang telah diraihnya. Saya yakin, Bro Dhimas pantas untuk melanjutkan kepemimpinan Surabaya, kepemimpinan sebagaimana Bu Risma,” ujar Mamang.

“Apalagi jika nanti ia diusung oleh PSI, parpol baru yang integritasnya tak tergoyahkan, terutama dalam menjaga NKRI dari rongrongan korupsi dan intoleransi. Sudah saatnya para pemuda bangkit dan turut berkontribusi memajukan bangsa. Dan sekarang adalah waktunya,” pungkasnya.[ifw/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar