Politik Pemerintahan

Antisipasi Penyebaran Covid-19

TKI Pamekasan Diminta Lakukan Isolasi Mandiri

Pamekasan (beritajatim.com) – Puluhan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang pulang ke kampung halaman di kabupaten Pamekasan, diminta untuk melakukan karantina mandiri pasca melalui tahapan pemeriksaan berlapis dari Tim Satgas Covid-19 Pamekasan.

“Sebelumnya para TKI yang bekerja di Malaysia, sudah menjalani karantina selama 14 hari di Bandara Kualanamu, Medan. Mereka terdiri dari dua gelombang berbeda, yakni sebanyak 33 orang pada gelombang pertama dan 13 orang pada gelombang kedua,” kata anggota Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono, Jum’at (17/4/2020).

Namun sekalipun demikian, pihaknya tetap mengimbau sekaligus meminta mereka untuk tetap melakukan karantina mandiri khususnya saat tiba di Pamekasan. “Satgas terus melakukan pengecekan berkala dan meminta mereka untuk melakukan karantina mandiri,” ungkapnya.

“Saat para TKI tiba di Pamekasan, petugas juga melakukan pendataan satu persatu terhadap para TKI melalui pendataan identitas diri, asal desa dan kecepatan. Selanjutnya kita berkoordinasi dengan Stagas Kecamatan dan Desa untuk melakukan pemantauan secara berkala selama masa karantina,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kabag Humas dan Protokol Pemkab Pamekasan.

Berdasar update terakhir peta sebaran Covid-19 Pamekasan, terdata sebanyak lima orang di Pamekasan dinyatakan positif terinfeksi wabah virus corona. Dari lima orang tersebut, keempatnya tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, sementara satu pasien lainnya meninggal dunia, beberapa waktu lalu.

Berdasar peta sebaran sebaran wabah Covid-19 Pamekasan, terdata empat dari total 13 kecamatan berbeda di Pamekasan masuk status merah penyebaran wabah virus corona. Empat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu dan Proppo.

Sementara total Orang Dalam Resiko (ODR) di Pamekasan, terdata sebanyak 3.049 orang, serta sebanyak 94 orang yang terdata dalam status Orang Dalam Pantauan (ODP). Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tetap terdata sebanyak dua orang dengan status keduanya negatif Covid-19. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar