Politik Pemerintahan

TKD Jatim: Sampang dan Madura Berbalik ke Jokowi-Ma’ruf Amin

Surabaya (beritajatim.com) – Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin melakukan konsolidasi di Sampang-Madura untuk memperkuat pemenangan pasangan nomor urut 01 tersebut.

Dipimpin Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, pertemuan digelar di empat titik, mulai dari pesantren hingga bersilaturahim ke beberapa tokoh masyarakat. Di antaranya bertemu Pengasuh Pesantren Ponpes Attaroqqi Tsani KH Muchlis Alawy, para ibu nyai dan sejumlah tokoh masyarakat.

Selain itu, juga digelar konsolidasi tertutup dengan puluhan kiai di Ponpes Darul Ulum. Tampak hadir KH Jakfar Yusuf, KH Lutfillah Ridwan, KH Fauzan Zaini, KH Zubaidi Muhamamad, KH Syafiudin Abdul Wahid, KH Mubasir Mahfud, KH Fauzan Zaini, KH Itqon Busyiri, KH Wasi Masrai, KH Luay Imam dan KH Sholeh Sayuti.

“Setelah melihat semangat yang luar biasa dari seluruh elemen di Sampang, aura kemenangan makin kuat untuk Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin. Insya Allah Sampang berbalik arah untuk kemenangan 01,” ujar Machfud Arifin melalui rilis yang diterima beritajatim.com, Rabu (6/2/2019).

Pada Pilpres 2014, Prabowo Subianto menang di Sampang dengan perolehan hampir 75 persen.

Machfud meyakini, dengan kerja keras seluruh elemen pendukung, duet Jokowi-KH Ma’ruf bakal mendapat dukungan signifikan di Sampang. Apalagi, KH Ma’ruf Amin adalah ulama sepuh NU.

“Kiai Ma’ruf adalah ulama yang sangat dihormati dan mantan pemimpin tertinggi di NU. Tentu itu bakal membawa suara signifikan di Madura. Setelah Gus Dur, belum ada orang NU jadi presiden atau wapres. Gus Sholah belum berhasil, KH Hasyim Muzadi juga belum berhasil. Nah sekarang KH Ma’ruf Amin jangan sampai gagal,” papar mantan Kapolda Jatim tersebut di hadapan para kiai dan santri.

Machfud sendiri mengaku telah menggerakkan jaringannya di Madura, terutama tokoh-tokoh masyarakat yang dikenal sangat berpengaruh di Pulau Garam tersebut. Tokoh-tokoh itu adalah jaringan yang telah dikenal Machfud sejak bertahun-tahun lalu.

“Di Madura ini pola patron dan klien masih sangat kuat. Selain kiai, ada tokoh-tokoh tertentu. Kalau simpulnya sudah ketemu dan terbuka, Insya Allah cepat. Dan, Alhamdulillah ini simpul-simpul yang telah kami jalin persahabatan lama sekali sudah saling berkonsolidasi,” jelasnya.

“Semuanya sepakat ke 01, bahkan yang dulu ke Prabowo pun sekarang sudah mendukung Jokowi,” imbuh Machfud.

Namun, Machfud enggan menjelaskan rinci tentang strategi detil setelah berkonsolidasi dengan berbagai jaringan di Madura.

“Hehe masak strategi diomongkan. Kan nanti pihak sebelah tahu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Sampang KH Itqon Busyiri mengatakan, kini sudah saatnya tak boleh lagi kendor dalam memperjuangkan duet Jokowi-Ma’ruf. “Kiai, santri, bu nyai, semuanya di Sampang akan all-out untuk pasangan 01,” pungkas KH Itqon Busyiri. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar