Politik Pemerintahan

Tinjau Pelaksanaan SKB CPNS, Wali Kota Mojokerto Pimpin Doa dan Kobarkan Semangat Peserta

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari tinjau pelaksanaan SKB CPNS BKN Kanreg Surabaya. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pelaksanaan Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) CPNS 2020 Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto di tengah pandemi Covid-19 digelar secara serentak pada, Senin (7/9/2020). Pelaksanaan SKB CPBS 2020 digelar di lima kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) yaitu BKN Kanreg Surabaya, BKN Pusat, BKN Yogyakarta, UPT BKN Semarang dan BKN Denpasar.

Khusus untuk peserta yang melaksanakan tes SKB di BKN Kanreg Surabaya, ditinjau secara langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Wakil Wali kota Achmad Rizal Zakaria dan Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mojokerto Harlistyati. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota melakukan ice breaking untuk memecah ketegangan para peserta sebelum memulai tes CAT.

Kepada para peserta Ning Ita (sapaan akrab, red) berpesan agar jangan tegang dan lebih santai dalam mengerjakan soal-soal yang ada. “Kalau lebih santai insya Allah kalau mengerjakan akan lebih mudah karena pikirannya tenang, hatinya tenang soal demi soal bisa dicerna dengan mudah. Tapi kalau pikiran kita tegang penuh dengan kekhawatiran biasanya semua soal menjadi sama jawabannya akan membingungkan,” ungkapnya.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini menyampaikan bahwa, perihal lolos CPNS tidak hanya karena intelektualitas tetapi juga ridho Tuhan Yang Maha Esa. Lebih lanjut Ning Ita berpesan untuk para peserta baik yang merupakan warga Kota Mojokerto maupun yang dari luar Kota Mojokerto bahwa menjadi CPNS adalah pengabdian.

“Yakinlah penentu bukan semata kemampuan intelektualitas, tetapi porsi terbesar adalah ridho Tuhan, diridhoi oleh tuhan mendapat posisi CPNS di Kota Mojokerto. Sudut pandangnya tidak lagi lokal tetapi pengabdian dengan sepenuh hati. Meskipun Kota Mojokerto bukan tempat kelahiran anda, ini adalah tugas negara, kita tidak berbicara lokal atau kedaerahan,” katanya.

Seleksi CPNS tersebut, lanjut Ning Ita, diselenggarakan oleh negara. Jika memiliki keberuntungan untuk bisa mengabdi di Kota Mojokerto maka lakukan dengan sepenuh hati, totalitas. Dengan apa yang dimiliki untuk membantu kemajuan Kota Mojokerto.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Mojokerto, Endri Agus mengatakan, bahwa Jumlah formasi CPNS 2019 Pemkot Mojokerto sebanyak 126 formasi dan yang mengikuti SKB ada sebanyak 287 peserta. “Guna pencegahan penyebaran Covid-19 maka peserta dapat memilih lokasi ujian paling dekat dengan domisili,” ujarnya.

Yakni dengan rincian 260 di BKN Kanreg Surabaya, sedangkan 27 orang terbagi di BKN pusat, BKN Yogyakarta, UPT BKN Semarang dan BKN Denpasar. Agus menambahkan bahwa SKB di Kanreg Surabaya hanya dilaksanakan dalam waktu satu hari yang terbagi menjadi tiga sesi.

Salah seorang peserta SKB, Joko Setiawan menyampaikan, kedatangan Ning Ita sebagai dukungan tersendiri. Karena di tengah kesibukannya sebagai Wali Kota, Ning Ita masih menyempatkan diri untuk meninjau pelaksanaan SKB. “Persiapan untuk SKB tentunya berdoa dan belajar. Untuk belajarnya juga cukup panjang. Saya merasa senang dikunjungi oleh Bu Wali, merasa mendapat support dan merasa lebih semangat lagi,” urainya.

Sebagaimana pelaksanaan protokol kesehatan sebelum memasuki ruang ujian para peserta dipastikan memakai masker dengan benar dan dicek suhu terlebih dahulu. Hasil SKB akan diumumkan pada bulan Oktober mendatang yang dilanjutkan dengan penetapan NIP di bulan November dan penetapan CPNS pada bulan Desember. [tin/adv]





Apa Reaksi Anda?

Komentar