Politik Pemerintahan

Tinjau Jembatan Amblas, Bupati Jombang Disambut Kerumunan Emak-emak

Puluhan ibu-ibu berkerumun di depan warung menunggu kedatangan Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Rabu (10/2/2021). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab meninjau jembatan yang amblas di Dusun Delik, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Rabu (10/2/2021). Begitu tiba di lokasi, bupati disambut puluhan emak-emak yang berkerumun.

Meski memakai masker, namun puluhan emak-emak tersebut tanpa menjaga jarak. Semuanya berjajar dan saling berdekatan. Bupati yang datang menangkupkan tangan di dadanya. Melempar senyum dan menanyakan kabar. Selanjutnya, puluhan ibu-ibu itu meminta foto bersama. Lagi-lagi tak ada jarak. Semuanya saling berdekatan.

Usai ‘jeprat-jepret’ bupati bersama rombongan langsung bergeser ke jembatan yang melintang di atas Sungai Konto tersebut. Jembatan itu tiang penyangganya roboh satu, karena tergerus arus sungai. Akibatnya, jembatan posisinya miring dan nyaris roboh. Sejak itu, jembatan ditutup. Warga harus memutar ketika hendak ke dusun lainnya.

Disinggung soal Jombang yang masuk kategori zona merah Covid-19, Bupati Jombang membenarkan. Selain itu Jombang juga melaksanakan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) Mikro sejak 9 Februari 2021.

Ibu-ibu di Desa Brodot berderet memanjang menyambut Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Rabu (10/2/2021). [Foto/Yusuf Wibisono]
Bagimana dengan kerumunan emak-emak yang menyambut dirinya? Bupati tidak menampik bahwa hal tersebut melanggar protokol kesehatan. Maka dari itu dirinya meminta para ibu hanya satu baris. Bupati juga mengatakan bahwa dirinya harus turun untuk melihat secara langsung jembatan amblas yang akan dibangun.

“Masyarakat ingin agar jembatan ini segera dibangun, maka ya ketemulah. Ini juga jamaah kita semua, yang rindu pengajian. Isya Allah semua sehat,” kata bupati yang diamini puluhan emak-emak di sampingnya. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar