Politik Pemerintahan

Tingkatkan Kemampuan, Puluhan Disabilitas Ikuti Pelatihan Ketrampilan

Kediri (beritajatim.com) –.Untuk lebih mematangkan ilmu dan bakat tentang menjahit, Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri (PDKK), melatih puluhan anggotanya dengan mendatangkan sesama anggota Difabel yang sudah profesional dalam hal menjahit pakaian.

Kegiatan ini dilakukan di Dusun Tulungrejo Desa Karangrejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri selama dua hari, pada tanggal 17 dan 18 Desember 2020. Dalam pelatihan ini anggota yang sebelumnya belum pernah menjahit diberikan ilmu tentang membuat pakaian kemeja.

Umi salamah Ketua Perkumpulan Disabilitas Kabupaten Kediri mengaku jika pelatihan ini para peserta harus membuat satu pakaian berbentuk kemeja yang akan digunakan sebagai seragam PDKK yang baru karena dari segi desain dan bentuknya tidak terlalu rumit.

“Kami sengaja memberikan materi menjahit ini untuk membuat baju seragam organisasi agar bahan bahan yang telah dibelanjakan selanjutnya tidak mubadir dan dapat digunakan oleh anggota kami selain itu pelatihan ini kami selenggarakan agar anggota yang ingin terjun sebagai penjahit nantinya dapat profesional melayani pesanan aneka macam baju dari konsumennya,” kata Umi.

Lebih lanjut umi mengatakan, selain mendapatkan kain sebagai bahan seragam nantinya PDKK juga akan memberikan mesin jahit modern yang akan di tempatkan dirumah ketua PDKK Kecamatan Kandat. “Kami juga akan memfasilitasi para anggota yang ingin menjahit menggunakan mesin yang sengaja ditaruh dirumah ketua Difabel Kecamatan Kandat agar siapapun dapat dengan mudah menggunakan,” imbuh Umi salamah.

Umi berharap setelah peserta mengikuti pelatihan menjahit ini nantinya dapat membuka usaha penjahit pakaian ditempatnya masing masing. “Ilmu dan materi ini selanjutnya bisa digunakan sebagai ladang pekerjaan bagi mereka untuk mencari rejeki dan nantinya jika ada anggota yang kuwalahan menerima orderan dapat saling berbagi dengan penjahit dari PDKK kami yang lain karena dari segi kwalitas saya yakin mereka nantinya sama dan dapat bersaing,” tutup Umi Salamah. [nm/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar