Politik Pemerintahan

Tingkatkan Infrastruktur, 26 Desa di Ponorogo Dapat Bantuan PISEW

Kondisi jalan yang menghubungkan Desa Gupolo dan Polorejo di Kecamatan Babadan yang mendapat bantuan PISEW.(foto: Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Pusat lewat Kementrian PUPR memberikan bantuan perbaikan infrastruktur kepada beberapa desa yang berada di Ponorogo. Anggaran sekitar Rp 7,8 miliar dikucurkan melaui bantuan program pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (PISEW) oleh Kementerian PUPR.

“Dana sebanyak itu untum memperbaiki infrastruktur penghubung di 26 desa di Ponorogo ini,” kata Kepala Bapeda Litbang Sumarno, Senin (16/3/2020).

Sumarno menyebut bantuan Pisew itu menyasar infrastruktur yang kondisinya kurang baik. Namun fungsinya penting dalam menghubungkan 2 desa. Sehingga ada 13 lokasi titik penghubung dari 26 desa yang rencananya akan diperbaiki. Dimana persebarannya ada di 13 kecamatan di Ponorogo. Mulai dari Ngrayun, Slahung, Bungkal, Sawoo, Sooko, Pudak, Pulung, Jambon, Badegan, Ngebel, Babadan, Jenangan, hingga Sampung.

“Bantuannya bisa peningkatan kualitas jalan. Misalnya akses jalan yang menghubungkan Desa Talun dengan Desa Gondowido di Kecamatan Ngebel,” katanya.

Sumarno menambahkan ada beberapa ketentuan untuk bisa mendapatkan bantuan program ini. Harus ada 2 desa yang bersebelahan. Dan yang hendak diperbaiki pun bermacam-macam, tidak harus jalan. Bisa juga jembatan. Yang terpenting dilaksanakan 2 desa dan per titik mendapatkan jatah Rp 600 juta.

“Program ini masih pertama masuk Ponorogo, kami berharap desa dapat memperhatikan ketentuan yang ada di program ini. Salah satunya pengerjaannya dilakukan bersama-sama dari 2 desa yang saling terhubung tersebuttersebut,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar