Politik Pemerintahan

Timses Jokowi Jatim Khawatirkan Banjir Saat Coblosan

Surabaya (beritajatim.com) – Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin Jatim mengaku khawatir jika terjadi bencana banjir pada hari-H coblosan pilpres atau 17 April 2019.

“Mudah-mudahan tidak terjadi banjir di Jatim saat hari coblosan. Semoga pada 15, 16 dan 17 April tidak banjir. Kalau banjir, bisa membuat orang tidak berangkat ke TPS. Kami imbau jangan golput, gunakan hak suara. Satu suara anda sangat berarti untuk Indonesia lebih baik lima tahun ke depan,” tegas Ketua TKD Jatim, Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin kepada wartawan di kantor TKD Jatim, Jumat (8/3/2019).

Berdasarkan hasil survei internal pihaknya menunjukkan bahwa paslon nomor urut 01 di Jatim masih unggul. “Meskipun unggul sementara, kami tidak boleh jumawa dan sombong. Kami harus tetap berjuang untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Ini karena di belakang kubu sebelah, ada kelompok Islam garis keras. Indonesia adalah sekumpulan suku bangsa, agama dan ras. Meski berbeda-beda, kita tetap satu,” ujarnya.

Sementara itu, TKD Jatim juga tidak terlalu empersoalkan hasil survei Polmark Indonesia yang baru-baru ini dirilis. Survei Polmark menyebutkan elektabilitas Jokowi-Ma’ruf masih belum aman, karena di bawah 50 persen.

Beberapa waktu lalu, Polmark Indonesia merilis hasil survei 73 dapil untuk memotret elektabilitas calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019.

Hasilnya, pasangan capres dan cawapres nomor urut 01, Jokowi-Maruf Amin meraih elektabilitas 40,4 persen. Sedangkan, Prabowo-Sandi meraup 25,8 persen. Sedangkan sisanya, sekitar 33,8 persen masih belum menentukan pilihan atau undecided voters.

“Tidak apa-apa. Yang penting praktiknya. Hasil sruvei itu justru, lebih memacu kita untuk lebih semangat lagi turun ke bawah, memberikan pemahaman tentang program-program Jokowi,” pungkasnya. (tok/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar