Politik Pemerintahan

Tim Malang Makmur Pengusung SANDI Beberkan Dana Kampanye

Malang (beritajatim.com) – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto (SANDI) yang diusung koalisi Malang Makmur, mulai buka-bukaan soal anggaran kampanye Pemilihan Kepala Daerah.

Menurut Sekretaris Tim Pemenangan Malang Makmur, Darmadi, ada batasan anggaran dana kampanye yang telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum. “Anggaran kampanye ini fleksibel ya, tapi harus sesuai batasan dengan PKPU. Maksimal Rp 68 miliar, tidak boleh melebihi itu. Jadi itu batasannya, sejak awal sampai akhir kampanye,” ungkap Darmadi, Kamis (1/10/2020).

Secara detail, memasuki hari keenam masa kampanye, Darmadi belum dapat menyebutkan anggaran yang sudah dikeluarkan Malang Makmur. “Karena ini belum satu minggu, dan kita sesuai kebutuhan. Nanti akan ada evaluasi. Saat ini juga masih ada bahan kampanye yang masih proses pembuatan. Seperti stiker, kalender, masker, hand sanitizer, dan lain-lain itu,” terangnya.

Darmadi memaparkan, bahan kampanye berbeda dari alat peraga kampanye atau APK yang diatur KPU. Bahan kampanye merupakan tambahan diluar APK. “Sesuai dengan kesepakatan dalam PKPU, kita bisa menambah bahan kampanye sampai 200 persen. Jadi bahan kampanye bisa berbentuk apa saja. Kalau APK itu kan banner, umbul-umbul, pamflet, spanduk dan lain-lain. Bahan kampanye juga ada batasan, tidak boleh melebihi Rp 60 ribu per item. Misalkan jam dinding, itu harganya tidak boleh diatas Rp 60 ribu,” tegas Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PDIP itu.

Terakhir, Darmadi menerangkan, Tim Pemenangan Malang Makmur sudah membuat perhitungan anggaran yang dibutuhkan untuk pembuatan bahan kampanye. “Kita nyetak sesuai kebutuhan. Kita sudah menghitung mulai awal sampai akhir. Untuk mencetak, kita bertahap. Bisa kurang, bisa lebih. Yang jelas sudah siap,” Darmadi mengakhiri. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar