Politik Pemerintahan

Tim BBHAR Awasi Pergerakan Politik Uang dari Markas Utama PDIP Malang

Malang (beritajatim.com) – Awasi kecurangan Pilkada Kabupaten Malang 2020, Balai Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) standby selama 3×24 jam di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malang, Jalan Raya Mojosari, Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Basis utama pengawasan di kantor tujuannya agar bisa bergerak sewaktu-sewaktu saat ditemukan adanya tindakan yang mengarah pada pelanggaran. Menurut pantauan yang dilakukan BBHAR di lapangan, saat ini sudah ditemukan adanya indikasi-indikasi pelanggaran.

“Untuk itu kami standby. Personelnya ada 6 orang dan bergantian 3 orang. Selama tiga hari berturut-turut. H-1, Hari H dan H+1,” ujar Ketua BBHAR, Agus Subyantoro.

Sementara untuk pengawasannya juga akan dilakukan bersama Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) yang tersebar di seluruh Kecamatan se Kabupaten Malang.

“Pantauannya dari Ketua PAC dan timses di Kecamatan. Koordinasi tidak pernah putus,” imbuh Agus.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Paslon SanDi, Darmadi, menambahkan, hal tersebut dilakukan karena sudah mulai banyak muncul berita dan pelanggaran maupun kecurangan yang diduga dilakukan oleh oknum tertentu.

“Karena disini sebagai pusat kendali tim pemenangan. Maka standby ini dimaksudkan untuk bisa memantau pergerakan. Terutama pergerakan yang berpotensi dapat merugikan SanDi dengan cara yang inkonstitusional,” pungkas Darmadi. [yog/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar