Politik Pemerintahan

Tiga Bulan Honor PLKB di Sampang Belum Terbayar

Sampang (beritajatim.com) – Sebanyak 60 orang tenaga Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Kabupaten Sampang, terhitung semenjak Januari 2021 lalu, belum menerima honor.

Plt Kepala Dinkes dan Keluarga Berencana Kabupaten Sampang Agus Mulyadi, mengatakan seharusnya 60 PLKB tersebut setiap bulan menerima honor Rp 750 ribu. “Jadi honor yang belum dibayar itu selama tiga bulan,” terang Agus, Minggu (21/3/2021).

Meski demikian, Agus memastikan bahwa kinerja setiap PLKB tetap berjalan dengan baik. Mereka mempunyai fungsi merencanakan, mengorganisasikan, mengembangkan, melaporkan dan mengevaluasi program KB serta program pembangunan lainnya di tingkat Desa/Kelurahan. “Meskipun honor belum terbayar tetapi tugas PLKB tetap berjalan seperti biasa,” tegasnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan honor PLKB tidak cair. Pertama berkaitan dengan restrukturisasi OPD yang dilakukan pemerintah daerah. Pada awal 2021 terjadi perubahan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK).

Ada tiga OPD yang dirampingkan sejak 2021, yakni Diskumnaker, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan DKBPPPA. Bagian Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) digabung ke Dinas Sosial. Sementara, bagian Keluarga Berencana disatukan ke Dinkes. “Belum terbayarnya honor tersebut juga berkaitan dengan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Termasuk verifikasi perpanjangan SK PLKB,” tandasnya.[sar/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar