Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Tiap Tahun, Peserta PBI Jaminan Kesehatan di Ponorogo Meningkat

Kartu Indonesia Sehat (foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Ada peningkatan jumlah warga Ponorogo yang kurang mampu, yang dibantu Pemkab setempat dalam pendanaan kesehatan. Tahun 2021, tercatat ada 38.000 orang di bumi reyog yang difasilitasi Pemkab Ponorogo. Mereka yang akan difasilitasi ini, mendapatkan Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS PBI).

“Ada sekitar 38.000 warga Ponorogo yang kurang mampu, difasilitasi Pemkab terkait pendanaan kesehatannya,” kata Kepala Bidang (Kabid) pelayanan kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo Hermansyah, Senin (25/10/2021).

Hermansyah menyebut bahwa pendanaan kesehatan untuk warga kurang mampu itu, setiap tahun ada peningkatan. Tahun lalu, warga yang dibiayai Pemkab sebanyak 34.000 orang. Jumlah tersebut naik sebanyak 4.000 di tahun 2021, sehingga menjadi 38.000 peserta. “Terjadi peningkatan terus menerus. Tahun 2020 ada 34.000 orang, tahun ini meningkat menjadi 38.000. Ada tambahan sekitar 4.000-an,” katanya.

Warga yang dana kesehatannya dari PBI di Ponorogo, seperti halnya ditingkat nasional. Mereka mendapatkan pelayanan kelas 3, tidak dibedakan bagi warga yang dapat bantuan dari Pemerintah. Pembiayaannya dari premi itu sekitar Rp 42 ribuan per orangnya. Sehingga untuk PBI ini, Pemkab Ponorogo setiap tahun mengeluarkan sekitar Rp 1,9 miliar.

Jadi bisa dihitung sendiri untuk pelayanan kelas 3, preminya Rp 42 ribu dikalikan 38.000 dan dikalikan lagi 12 bulan,” ungkapnya.

Hermansyah menilai peningkatan jumlah warga yang dana kesehatannya dibantu Pemerintah disebabkan karena pandemi Covid-19 ini dalam dua tahun terakhir yang belum berakhir. Disadari siapapun, kejadian itu berdampak langsung kepada masyarakat kecil. “Semoga pandemi Covid-19 cepat selesai, sehingga ekonomi bangkit dan masyarakat sejahtera,” harapanya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar