Politik Pemerintahan

Tiap Tahun Pengangguran di Bangkalan Terus Meningkat

Bangkalan (beritajatim.com) – Sebanyak 5,4 persen warga Kabupaten Bangkalan belum memiliki pekerjaan tetap alias pengangguran.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Kerja dan Penempatan Kerja Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disnaker) setempat, Haryani Fitriyaningsih mengatakan, angka ini dinilai meningkat dari tahun sebelumnya.

“Tahun 2018 lalu, angka pengangguran masih 4,8 persen. Tahun 2019 sampai kini naik menjadi 5,4 persen,” ucapnya, Kamis (9/4/2020).

Dikatakan, saat ini kabupaten Bangkalan memiliki penduduk dalam usia produktif sebanyak 717.771 jiwa. Dari angka tersebut, 5,4 persen belum memiliki pekerjaan.

“Namun untuk jumlah jiwanya belum bisa memastikan, sebab selalu berubah,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini tak sedikit masyarakat yang menganggap sebuah pekerjaan dalam bentuk management yang terstruktur rapi. Padahal, petani, pedagang dan kuli bangunan juga termasuk sebagai sebuah pekerjaan.

“Apalagi jaman sekarang, diam di rumah bisa berjualan online dan mendapatkan hasil itu juga sudah termasuk pekerjaan,” lanjutnya.

Untuk mengurangi angka pengangguran pihaknya secara aktif melakukan pelatihan. Sebab, tak semua para pencari kerja memiliki keahlian yang sama.

“Seperti pelamar pelatihan kerja ingin masuk otomotif. Tapi di rumahnya mempunyai usaha jahit. Ketika keluar dari pelatihan mereka malah ingin bekerja menjahit,” ujarnya.

Untuk menghindari hal tersebut terulang kembali, maka pihaknya melakukan seleksi minat dan bakat. Hal ini dilakukan agar program pelatihan kerja tidak sia-sia.[sar/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar