Politik Pemerintahan

Tetap Terapkan Protokol Kesehatan, 15 Pejabat Fungsional Dilantik Wali Kota Mojokerto

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melantik 15 pejabat fungsional di Rumah Rakyat Hayam Wuruk. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari melantik 15 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto di Rumah Rakyat Hayam Wuruk, Kamis (16/7/2020). Pelantikan di masa pendemi Covid-19 tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Pelantikan ke 15 pejabat fungsional tersebut, merujuk pada pasal 87 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Bahwa setiap PNS yang diangkat menjadi pejabat fungsional wajib dilantik dan diambil sumpah atau janji menurut agama atau kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, jabatan fungsional berbeda dengan jabatan struktural. Dimana, jabatan ini melekat pada profesi, tidak memiliki atasan dan mandiri. Kenaikan jabatan juga tidak tergantung pada masa kerja tapi lebih kepada angka keaktifan atau kredit pegawai.

“Jangan minder saat menduduki jabatan fungsional, justru harusnya bangga. Karena kenaikan jabatan pada pejabat fungsional itu bisa lebih cepat dari pejabat struktural. Dimana pun ASN menjabat, harus siap untuk menjalankan amanah dengan baik,” ungkapnya.

Masih kata Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini, bagi para pejabat fungsional yang baru dilantik agar senantiasa bekerja keras melayani masyarakat dalam masa transisi ini karena akan mempengaruhi output organisasi. Ning Ita (sapaan akrab, red) juga mendorong kepada para pejabat fungsional untuk bekerja sama.

Yakni merumuskan manajemen kinerja baru yang berbasis jabatan fungsional yang dapat bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Adapun ke 15 pejabat fungsional tersebut berasal dari Dinas Kesehatan (Dinkes) satu orang, Dinas Pendidikan (Diknas) satu orang, Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja satu orang.

Inspektorat satu orang, RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo tiga orang, UPT Puskesmas Kedundung dua orang, UPT Puskesmas Blooto satu orang, UPT Puskesmas Gedongan tiga orang, UPT Puskesmas Wates satu orang dan UPT Puskesmas Mentikan satu orang. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar