Politik Pemerintahan

Terkait APK-nya Dirusak, Ipong Minta Pendukungnya Bersabar

APK paslon Ipong-Bambang yang dirusak di beberapa titik. (Foto/Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Calon bupati (cabup) Ipong Muchlissoni merasa prihatin atas kejadian perusakan alat peraga kampanye (APK) miliknya. Menurut laporan yang diterimanya, tercatat ada 5 titik pemasangan APK yang sengaja dirusak dengan dirobek-robek dan di robohkan. Yakni di Kecamatan Bungkal, Kecamatan Sambit, Desa Kunti dan Desa Gelang Kulon di Kecamatan Sampung dan di sekitar jembatan Sekayu di Kecamatan Sukorejo. “Baliho ini memang sengaja di rusak, ada sayatan seperti dirobek pakai pisau,” kata Ipong, Kamis (29/10/2020).

Dia menyesalkan peristiwa perusakan APK tersebut, mengapa Pilkada terjadi seperti ini. Menurutnya, Pilkada harusnya adu gagasan dan adu gagasan dan menawarkan masa depan yang lebih baik. Bukan saling fitnah, saling sebar hoax dan sampai merusak APK. “Salahnya APK itu apa, kan APK benda mati yang dipasang, mengapa kok sampai dirusak,” ungkap Ipong.

Terkait perusakan itu, tim pasangan calon (paslon) Ipong Muchlissoni – Bambang Tri Wahono sudah melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan Bawaslu Ponorogo. Namun, pihaknya mengaku bukan melaporkan tetapi melakukan pengaduan. “Ya kami hanya melakukan pengaduan ke polisi dan Bawaslu. Tersangkanya siapa juga tidak ketemu,” katanya.

Ipong meminta kepada siapa saja yang merusak APK tersebut untuk dihentikan. Sebab itu bukan langkah yang tidak baik. Kalau ingin mendukung paslon pilihannya bukan seperti itu caranya. Ada cara yang lebih elegan dan santun untuk mendukung. “Saya menghimbau pendukung saya sendiri untuk bersabar. Tidak usah membalas dengan melakukan perbuatan yang sama,” pungkasnya. (end/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar