Politik Pemerintahan

Terintegrasi OSS, Inovasi DPMPTSP Kabupaten Mojokerto Simpel, Mudah dan Pangkas Waktu

Mojokerto (beritajatim.com) – Satu lagi inovasi Pemkab Mojokerto dalam hal pelayanan publik berbasis online digital dilaunching. Inovasi besutan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pemkab Mojokerto ini, diresmikan Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Kamis (2/5/2019).

Melalui izin.mojokertokab.go.id, layanan publik tersebut bisa diakses melalui internet oleh investor yang akan melakukan penanaman saham di Kabupaten Mojokerto. Acara ini sekaligus dalam rangka sosialisasi perizinan berusaha dalam rangka fasilitasi koordinasi pelaksanaan investasi.

Inovasi ini dibuat guna mendukung sistem Online Single Submission (OSS), yang telah dilaksanakan secara regional. Meski masih dalam tampilan format yang simpel, inovasi ini diharapkan dapat mempermudah pelayanan perizinan berusaha di Kabupaten Mojokerto. Seperti yang disampaikan wakil bupati Punglkasiadi dalam arahannya.

“Meski masih simpel (izin.mojokertokab.go.id, red), tapi lengkap sesuai kebutuhan. Mulai dari maklumat perizinan, visi misi, motto, prosedur dan mekanisme perizinan, tarif retribusi hingga download blangko-blangko perizinan. Pemohon tidak perlu jauh-jauh datang, semuanya sudah terintegrasi dengan sistem OSS. Serba simple, cepat dan mudah,” ungkapnya.

Wakil Bupati menambahkan, guna mendukung peningkatan pelayanan publik ke depannya, Pemkab Mojokerto juga bakal segera membangun Mall Pelayanan Publik di Jalan Raya RA Basuni atau bersebelahan dengan kantor DPRD Kabupaten Mojokerto.

“Sehingga koordinasi teknis perizinan makin mudah dan cepat. Saya juga minta Dinas Perijinan ikut Zona Integritas WBK dan WBBM karena berhubungan dengan masyarakat langsung. Kita bikin sederhana tapi paling tidak informasi ada disitu. Bayar bisa melalui transfer,” katanya.

Wakil Bupati berharap, para perusahaan agar tidak pakai makelar. Namun bisa datang dan urus sendiri. Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Mojokerto, Abdulloh Muchtar mmengataka, inovasi tersebut dibuat untuk memutus mata rantai perijinan yang dianggap susah. “Pelayanan berbasis online akan memangkas waktu permohonan perijinan lebih singkat dan cepat,” ujarnya.

Blangko bisa didownload di situs izin.mojokertokab.go.id. Pemohon hanya sekali datang ke kantor Perizinan untuk melakukan pendaftaran dengan membawa hardcopy dan softcopy berkas permohonan untuk proses online lebih lanjut termasuk integrasi ke sistem OSS.

Masih kata Mochtar, izin yang sudah masuk akan mendapatkan jawaban diinginkan, ditolak atau dikembalikan sesuai dengan durasi waktu di SOP. Jawaban atas permohonan izin dikirim e-mail melalui izin.mojokertokab.go.id dan aslinya akan dikirim kurir ke alamat pemohon.

Data izin akan dapat dimonitor dan dilihat oleh publik dan tersimpan selamanya sehingga menjadi data base perizinan Kabupaten Mojokerto. Pemohon dapat memonitor perkembangan proses izin utamanya yang membutuhkan rekomendasi teknis dari OPD teknis karena sudah tersambung secara online,” jelasnya.

“Sehingga proses perijinan nantinya akan lebih cepat dan mudah. Kita berharap muaranya adalah peningkatan daya saing dan ekonomi daerah, yang pada akhirnya mampu meningkatkan taraf hidup mmasyarakat” jelasnya.

Dalam acara tersebut, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kabupaten Herry Suwito dan perwakilan Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Mojokerto.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar