Politik Pemerintahan

Terima Penghargaan Pembina K3, Gus Muhdlor Fokus Membuka Lapangan Kerja Baru

Sidoarjo (beritajatim.com) – Selasa (7/4/2021) malam, Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Timur selaku Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Gus Muhdlor lebih fokus pada membuka peluang kerja baru bagi warga Sidoarjo. Karena problem utama saat ini membantu para korban PHK mendapatkan kembali lapangan kerja baru.

Meski begitu, Gus Muhdlor terus mendorong pelaku industri agar memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) guna menekan angka kecelakaan kerja.

Selain itu, Gus Muhdlor mengingatkan pentingnya memperhatikan kesehatan sumber daya manusia di tempat kerja karena merupakan aset utama dalam produksi usaha.

Terlebih di Sidoarjo salah satu daerah yang menjadi pusat industri di Jawa Timur tentunya menjadi salah satu program prioritas Bupati Sidoarjo untuk terus meningkatkan kualitas K3 di Industri – industri.

Tidak kalah penting lagi saat ini Gus Muhdlor sedang menyiapkan seratus ribu lapangan kerja baru. Untuk merealisasikan itu memang tidaklah semudah membalik telapak tangan karenanya program yang sudah digagas saat kampanye itu adalah tantangan bagi Gus Muhdlor karena kondisi sekarang masih dalam pandemi Covid-19.

Fakta saat ini banyak industri yang mengurangi karyawannya karena tidak sanggup menutup biaya operasional. Tingkat pengangguran di Sidoarjo saja pada awal desember tahun 2020 sudah mencapai 10,97 persen.

Di sisi lain pada saat menyerahkan penghargaan K3 di gedung negara Grahadi Surabaya, Gubernur Jawa Timur meminta para kepala daerah yang juga selaku pembina K3 mendekati Idul Fitri bisa mencegah jangan sampai terjadi PHK.

‚ÄúPada pelaku dunia usaha, saya ucapkan terima kasih dan atas komitmen dan dedikasi di tempat masing-masing. Mendekati Ramadan dan Idul Fitri di masa pandemi, saya tidak ingin ada lay off atau PHK. Saya mohon bupati walikota membantu komunikasi dengan sektor-sektor yang membuat terjadinya PHK,” kata Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa.

Program Gus Muhdlor tentu memerlukan dukungan semua pihak, termasuk Gubernur Jatim sudah memberikan sinyal agar daerah di Jatim khususnya Sidoarjo bisa menekan kenaikan angka pengangguran, tapi sebaliknya bisa membuka lapangan kerja baru.

Bupati Gus Muhdlor saat ini tengah berupaya melakukan komunikasi dengan investor di Sidoarjo untuk bersama-sama membicarakan peluang usaha baru yang nantinya bisa segera membuka peluang kerja baru.

Gus Muhdlor sudah beberapa kali menemui Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), Bahlil Lahadalia. Dalam pertemuan itu pokok bahasannya salah satunya membahas strategi untuk mendatangkan para investor sebanyak-banyaknya agar mau menanamkan modalnya di Sidoarjo.

“Masa pandemi ini semua persoalan yang kita hadapi sekarang ini sama, yaitu tingginya angka PHK dan naiknya jumlah pengangguran yang cukup signifikan. Ini jadi fokus kita bersama bagaimana mengatasinya. Makanya kita sekarang kerja keras untuk membantu warga Sidoarjo mencarikan lapangan kerja baru,” kata Muhdlor usai bertemu dengan para pengusaha di Sidoarjo saat membuka pelatihan ekspor kepada puluhan UKM di Hotel Luminor Senin, (5/4/2021).

“Banyak langkah yang sudah kita lakukan, mulai dari program UKM Naik Kelas dengan melakukan pendampingan dan mengawal sampai menembus pasar ekspor, beberapa waktu yang lalu kita sudah menemui kepala BKPM Pak Bahlil membicarakan peluang investasi di Sidoarjo dengan menawarkan kemudahan proses investasi di Sidoarjo, dan kita juga sudah komunikasi pengusaha-pengusaha di Sidoarjo,” terang Gus Muhdlor. (isa/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar