Politik Pemerintahan

Terima Lele 1 Ton, Khofifah: Buat Terapi ODP dan ODR Mancing di BPSDM!

Surabaya (beritajatim.com) – Bantuan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk membantu mencegah penyebarluasan Covid-19 terus berdatangan. Kali ini, dari PT Haida perusahaan asal Jombang dan jajaran Direksi BUMN yang beroperasi di Jatim.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Jawa Timur yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jatim, Suban Wahyudiono.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menyambut baik pemberian bantuan yang nantinya akan dipergunakan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Jatim. Menariknya, PT Haida menyerahkan 1 ton ikan lele hidup yang ditempatkan dalam wadah kotak transparan.

 

Seusai menerima bantuan 1 ton lele, Khofifah sapaan akrabnya menyatakan bahwa pemberian ikan lele tersebut bisa dimanfaatkan bagi para masyarakat yang sedang melakukan observasi atau pemulihan perawatan.

Nantinya, sebanyak 1 ton ikan lele hidup bisa ditempatkan di kolam dari rumah sakit rujukan maupun ruang observasi milik kantor BPSDM Jatim, Jalan Balongsari Tama Surabaya.

“Terima kasih kepada PT Haida atas bantuan ikan lele hidup ini. Saya langsung kepikiran, tidak perlu dimasak, melainkan bisa dimanfaatkan untuk terapi atau pemulihan dampak psikososial. Nantinya, ikan lele ini bisa dimasukkan ke kolam BPSDM dan mereka ODR dan ODP yang sedang diobservasi bisa memancing untuk mengisi waktu selama di sana,” ungkapnya.

Sementara itu, bantuan lainnya juga datang dari BUMN yang beroperasi di Jatim antara lain PT Petrokimia Gresik, PT PAL Surabaya, PT SIER, PTPN X dan PT Pelindo III. Kelima BUMN tersebut sepakat memberikan Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan fasilitas penginapan untuk tenaga medis.

Para jajaran Direksi BUMN tersebut menyerahkan bantuan lain APD berupa Masker Surgical (20 kotak), masker N 95 (500 buah), nitril gloves (600 pasang), isolation coveral (2000 stel), Safety Boot (500 pasang), faceshield dan Helmet (300 buah), handscoon non steril (10 kotak), plastik aproon (200 buah), hand sanitizer (250 ml @500 botol) hingga desinfectan 4 liter (500 jirigen). (tok/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar