Politik Pemerintahan

Terdampak Corona, AKRAB Banyuwangi Diminta Lebih Kreatif

Banyuwangi (beritajatim.com) – Bupati Anas memotivasi para UMKM dan IKM untuk terus kreatif dan tidak patah semangat menelurkan produk inovatif di tengah ekonomi dunia yang tengah lesu akibat dampak wabah virus corona.

“Jangan menyerah, teruslah produktif dan  kretaif menghasilkan produk yang bermutu. IKM dan UMKM ini adalah urat nadi perekonomian daerah. Kami telah memberikan ruang dan jalan bagi UMKM untuk memasarkan produk. Pelatihan peningkatan kapasitas juga sudah kami siapkan,” ucap Anas saat menghadiri pelantikan pengurus Asosiasi Kuliner Kaos, Kerajinan, Aksesoris, dan Batik (AKRAB) Banyuwangi periode 2020 – 2023, Sabtu (29/2/2020) di Pendopo Banyuwangi.

Asosiasi ini beranggotakan 500 UMKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Banyuwangi yang bergerak di sektor usaha kerajian bambu, handicraft, dan batik. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anas mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan keberadaan AKRAB sebagai tempat untuk meningkatkan kompetensi diri dan ruang untuk saling berbagi.

“Jadikan asosiasi ini sebagai tempat yang bermanfaat. Di mana anggotanya bisa saling berdiskusi, saling belajar antar anggotanya. Dari asosiasi ini bisa juga digodok apa yang perlu perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kompetensi anggotanya, pemkab siap memfasilitasi,” kata Anas.

Senada dengan Bupati Anas, Ketua Dekranasda Dani Azwar Anas panggilan akrabnya, mengajak semua anggota AKRAB untuk bergerak bareng dan berkolaborasi dengan banyak pihak.

“Inovasi itu penting, kolaborasi juga tidak kalah pentingnya. Kolaborasi baik antar anggota, maupun dengan stake holder lain dapat membantu meningkatkan pemasaran produk kita, secara kualitas maupun kuantitas,” kata Dani.

Sementara itu, Ketua AKRAB terpilih, Syamsudin menyebutkan, sejak berdiri tahun 2014, telah banyak IKM dan UMKM yang berada di bawah binaan AKRAB.

“Kami berterimakasih atas fasilitasi pemda selama ini. Baik melalui pelatihan, pameran, maupun penciptaan iklim usaha yang baik bagi IKM/UMKM Banyuwangi. Banyak anggota kami yang sekarang sudah jauh lebih sejahtera dibandingkan 10 tahun lalu,” pungkasnya. (rin/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar