Politik Pemerintahan

Terbukti Lakukan Pelanggaran Pemilu 2019, Lima Anggota PPK di Pamekasan Dipecat

Pamekasan (beritajatim.com) – Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di dua kecamatan berbeda di Pamekasan, mendapat teguran tertulis dan bahkan diberhentikan. Karena terbukti melakukan pelanggaran pada pelaksanaan Pemilu 2019 lalu.

Mereka terdiri dari lima orang anggota PPK Larangan, serta lima orang anggota PPK Proppo. Bahkan lima di antaranya dinyatakan terbukti melakukan beberapa pelanggaran hingga akhirnya diberhentikan. Sementara lima lainnya hanya berupa pelanggaran yang bersifat administratif.

“Berdasar putusan dari Bawaslu RI (Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia), lima PPK Proppo diberikan teguran tertulis. Sedangkan PPK Larangan, diberhentikan oleh Komisioner KPU yang lama, yaitu pada masa Pak Hamzah (Moh Hamzah),” kata Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur, Miftahul Rozaq, Senin (17/6/2019).

Disinggung soal alasan yang mengakibatkan sanksi terhadap para anggota PPK di dua kecamatan berbeda di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. Ia mengungkapkan mereka terbukti melakukan kesalahan berdasar laporan dari masyarakat maupun partai politik (parpol).

“Untuk PPK Larangan, terbukti melakukan pelanggaran berulang kali sehingga layak diberhentikan. Sedangkan PPK Proppo, masih terbukti satu kali, yakni atas laporan saksi Partai NasDem (Nasional Demokrat) yang meminta agar dihitung ulang,” ungkapnya.

Dari itu, pihaknya juga berencana untuk Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di dua kecamatan tersebut. dijadwalkan digelar Selasa (18/6/2019) besok. “PHPU di Larangan dan Proppo, digelar besok. Tapi yang dibuka hanya DA1 untuk Partai NasDem,” pungkasnya. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar