Politik Pemerintahan

Terapkan Prokes, Ini Mekanisme Pemungutan Suara Pilbup Mojokerto

KPU Kabupaten Mojokerto melakukan simulasi pemungutan suara di kawasan Ladang Anggrek, di Dusun Adi Sono, Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto melakukan simulasi nasional pemungutan suara dan penghitungan suara serta penggunaan Sikerap di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) sesuai protokol kesehatan,┬áSabtu (21/11/2020).

Simulasi digelar di kawasan Ladang Anggrek, Dusun Adisono, Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging. Sebanyak 261 warga sekitar terlibat dalam simulasi nasional yang digelar KPU Kabupaten Mojokerto tersebut. Simulasi nasional yang digelar serentak tersebut bentuk nyata Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember mendatang.

Mekanisme penerapan protokol kesehatan saat pemungutan suara 9 Desember dimulai dari pemilih hadir ke TPS. Sebelum masuk TPS, pemilih diminta untuk mencuci tangan, cek suhu badan dan masuk menyampaikan surat C pemberitahuan disertai Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Petugas TPS memberikan sarung tangan plastik pada pemilih sebelum tanda tangan untuk mengambil surat suara. Bagi pemilih yang tidak membawa masker maka petugas TPS akan memberikan masker agar digunakan selama proses pemungutan suara. Petugas memberikan surat suara yang sudah dalam kondisi dibuka dan dilanjutkan mencoblos ke bilik suara.

Pemilih memasukkan surat suara yang sudah dalam kondisi dilipat ke dalam kotak suara dan melepas sarung tangan di tempat sampah. Kemudian petugas TPS mentetesi tangan pemilih dengan tinta melalui alat pipet. Pemilih keluar dari TPS ,cuci tangan, lalu diperbolehkan pulang.

Komisioner KPU Kabupaten Mojokerto, Achmad Arif mengatakan, simulasi nasional tersebut sebagai puncak tahapan dan merupakan simulasi yang digelar KPU Republik Indonesia serentak di beberapa wilayah Kota/Kabupaten yang melaksanakan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020.

“Banyak perbedaan dalam pelaksanaan pemungutan suara dan perhitungan saat kondisi normal dengan situasi pandemi Covid-19 yang tentunya secara ketat menerapkan protokol kesehatan. Kemudian, penggunaan aplikasi Sikerap Mobile di setiap TPS yang akan diterapkan di Pilbup Mojokerto 2020,” ungkapnya.

Masih kata Divisi Teknis Penyelenggaraan ini, tahapan penerapan protokol kesehatan saat pemungutan maupun perhitungan suara sesuai simulasi, yakni 3M. Yakni mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Setiap satu jam sekali seluruh petugas TPS keluar, karena lanjut Arif, seluruh ruangan akan disemprot cairan disinfektan.

“DPT di Kabupaten Mojokerto sebanyak 823.014 orang dengan jumlah 2.084 TPS yang ada di 18 kecamatan. KPU Kabupaten Mojokerto telah membagi jadwal DPT pemilih untuk mengantisipasi kerumunan di TPS tersebut. Pembagian itu meliputi sebanyak 261 orang dalam gelombang pertama DPT nomor 1 sampai nomor 45 mulai pukul 07.00 WIB-08.00 WIB,” jelasnya.

Gelombang kedua DPT mulai nomor 46 hingga 90 dimulai pada pukul 08.00 WIB-09.00 WIB hingga jadwal berakhir hingga pukul 13.00 WIB. Pihaknya menambahkan jumlah bilik suara untuk mempersingkat waktu lantaran berkurang selama penerapan protokol. Kesehatan sehingga estimasi waktu pemungutan suara setiap DPT pemilih dapat efektif dan berlangsung singkat.

“Kami menambah satu bilik suara di setiap TPS sehingga akan mempercepat pemungutan suara dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19,” tegasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar